Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menekraf Teuku Riefky Makan Ayam Goreng di Tojoyo 3: Ketemu, Ngobrol, dan Follow Instagram Para Konten Kreator di Jogja

📅 Kamis, 19 Des 2024, 19:45 WIB | Oleh:
Menekraf Teuku Riefky Makan Ayam Goreng di Tojoyo 3: Ketemu, Ngobrol, dan Follow Instagram Para Konten Kreator di Jogja Doc: Eko S
Ket. Menekraf, Teuku Riefky saat jadi Keynote Speaker Sosialisasi Emak-Emak Matic di Yogyakarta.

YOGYAKARTA – Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf), Teuku Riefky Harsya, menghabiskan malam yang santai dan penuh interaksi bersama lebih dari 20 konten kreator Yogyakarta di Restoran Tojoyo 3, Jalan Magelang, Rabu (18/12). Dalam pertemuan yang berlangsung akrab ini, Teuku Riefky memfollow akun Instagram para konten kreator yang hadir sebagai bentuk apresiasinya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kunjungan kerja Teuku Riefky ke Yogyakarta, usai menjadi keynote speaker dalam acara Emak-Emak Matic yang diadakan Kementerian Ekonomi Kreatif di Hotel Royal Ambarukmo pada siang harinya.

"Hasilnya Luar Biasa"
Teuku Riefky memuji keberagaman kreativitas para konten kreator Jogja yang dinilainya unik dan berdaya jual. “Kunjungan saya kali ini bertemu dengan para konten kreator Yogyakarta, hasilnya luar biasa, berbagai uniqueness, dan tidak hanya memberikan edukasi, tapi konten-kontennya juga bisa dimonetize,” ungkapnya.

Salah satu konten kreator yang mendapat perhatian khusus adalah Bu Utik, yang melalui media sosialnya membagikan pola hidup mandiri, seperti menanam buah-buahan dan beternak ayam. “Konten seperti ini sangat inspiratif dan bisa memotivasi masyarakat untuk mengikuti pola hidup serupa,” tambahnya.

Dorong Pembentukan Dinas Ekonomi Kreatif Daerah
Selain mendukung para kreator, Teuku Riefky juga mendorong pemerintah daerah untuk segera membentuk dinas ekonomi kreatif guna mempercepat pengembangan subsektor ini.

“Pemerintah daerah segera bentuk dinas ekonomi kreatif karena banyak pelaku ekonomi kreatif di daerah yang bisa membantu pertumbuhan ekonomi daerahnya,” ujar Teuku.

Ia menambahkan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan panduan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Panduan ini mencakup nomenklatur dan kodifikasi anggaran yang relevan.

“Insya Allah, nanti di bulan Februari pada pelantikan lebih dari 500 kepala daerah, kebijakan ini bisa mulai dijalankan,” tegasnya.

Sesi yang Akrab dan Interaktif
Pertemuan di Tojoyo 3 ditutup dengan obrolan santai dan makan malam bersama, di mana Teuku Riefky menikmati ayam goreng khas restoran tersebut sembari berdiskusi langsung dengan para konten kreator.

Melalui momen ini, Teuku Riefky berharap para kreator Yogyakarta semakin terdorong untuk memanfaatkan kreativitas mereka, tidak hanya untuk berkarya tetapi juga untuk memberikan dampak positif pada perekonomian lokal dan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
Mengapa Erupsi Anak Krakatau Bisa Terdengar sampai Bandung? Ini Penjelasan Daryono

Mengapa Erupsi Anak Krakatau Bisa Terdengar sampai Bandung? Ini Penjelasan Daryono

05 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.