Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Maladministrasi PSN Tangerang Menjadi Sorotan

📅 Rabu, 18 Des 2024, 03:20 WIB | Oleh:
Maladministrasi PSN Tangerang Menjadi Sorotan Doc: ANTARA/HO-Ombudsman Banten
Ket. Ombudsman RI melakukan pantauan pemagaran laut sejauh satu kilometer dari bibir pantai di Pulau Cangkir, Kabupaten Tangerang, Kamis (5/12).

TANGERANG – Administrasi proyek strategi nasional (PSN) tangerang menjadi sorotan perwakilan Ombudsman Provinsi Banten. “Kami menyoroti maladministrasi diduga pencatutan kawasan PSN wilayah Desa Kronjo dan Desa Muncung, Kabupaten Tangerang,” tandas Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Banten, Fadli Afriadi, di Serang, Selasa (17/12).

Kawasan diduga pencatutan PSN tersebut dilakukan dengan pemagaran laut sejauh satu kilometer dari bibir pantai Kronjo. Selain itu, juga ada penutupan jalur air di Desa Muncung. Menurut Fadli, maladministrasi kawasan tersebut terindikasi dari kerugian masyarakat yang bermata pencaharian nelayan dan petambak.

“Indikasi masyarakat dirugikan atas keadaan saat ini sangat nyata,” ujar Fadli. Dia menyatakan, pemagaran berlapis terhadap kawasan tersebut ditaksir menimbulkan kerugian sekitar 8 miliar per tahun yang dialami nelayan kawasan tersebut.

Kerugian juga terindikasi dari bahan bakar kapal yang biasanya membutuhkan dua liter solar, kini harus mengonsumsi lima liter solar.

Setelah mengadakan audiensi bersama warga sekitar tanggal 5 Desember lalu, Fadli mengungkap sekilas informasi dari masyarakat, ada yang mengaku dibayar 100.000 per malam untuk menancapkan pagar.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten, kata Fadli, sudah menyatakan bahwa aktivitas pemagaran tersebut ilegal. Namun, menurut keterangan masyarakat, pemagaran semakin bertambah.

Sementara itu, di Desa Muncung, Ombudsman Banten mendapati laporan masyarakat bahwa daerah yang awalnya sungai tersebut, kini terputus aliran airnya. “Laporan tersebut pun tidak mengada-ada. Sebab sempat dicek melalui Google Maps bahwa sungai di kawasan Desa Muncung benar-benar ada,” jelas Fadli.

Luas tambak yang terdampak sekitar dua hektare. Namun, akibat aktivitas tersebut, yang panen hanya satu hektare saja. “Padahal dalam setahun penambak itu panen bisa di angka 20-30 juta. Sekarang enggak bisa panen lagi karena aliran airnya tertutup,” ujar Fadli.

Menurut Fadli, Ombudsman akan mendalami lebih lanjut apakah diperlukan investigasi mendalam terhadap maladministrasi tersebut. Sebab dalam permasalahan tersebut, melibatkan wilayah yang menjadi PSN dan PIK2.

“Apakah itu masuk proyek PIK atau enggak? Itu jadi pertanyaan. Apakah PIK yang PSN atau enggak? Itu kan menjadi pertanyaan juga karena tidak semua PIK adalah PSN,” ujarnya. Maka, Ombudsman Banten membutuhkan kejelasan dari seluruh pihak yang diduga terlibat dalam maladministrasi tersebut, sehingga warga tidak menjadi korban PSN.

“Perlu informasi yang jelas agar dapat dinilai. Bagaimana kita mengambil penilaian kalau informasinya tidak jelas,” ujar Fadli.

Jadi, tidak ada kejelasan. Fadli berharap karena PSN adalah program pemerintah, maka pemerintah perlu menyampaikan ‘ini lo wilayah PSN,’ biar tidak simpang siur. “Kalau simpang siur ini yang berbahaya,” tandasnya.

Dispora

Sementara itu, Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kota Tangerang bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menggelar kejuaraan nasional (Kejurnas) Open Panjat Tebing Nasional Piala Wali Kota Tangerang. Kejurnas diikuti 135 peserta dari 20 provinsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.