Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

The Fed Diperkirakan Akan Memangkas Suku Bunga pada Pertemuan Terakhir Era Biden

📅 Minggu, 15 Des 2024, 20:50 WIB | Oleh:
The Fed Diperkirakan Akan Memangkas Suku Bunga pada Pertemuan Terakhir Era Biden Doc: Istimewa
Ket. The Fed telah memangkas suku bunga sebesar 0,75 poin persentase sejak September, beralih dari memprioritaskan target inflasi jangka panjang sebesar 2 persen ke arah dukungan yang lebih baik terhadap pasar tenaga kerja.

WASHINGTON - Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, diperkirakan akan mengumumkan pemangkasan suku bunga pinjaman utamanya sebesar seperempat poin pada 18 Desember meskipun terjadi peningkatan inflasi baru-baru ini, dalam pertemuan terakhir bank sentral di masa jabatan presiden Joe Biden.

The Fed diperkirakan akan memberikan sinyal jalur pemangkasan yang lebih lambat di masa mendatang di tengah ketidakpastian atas dampak proposal ekonomi Presiden terpilih Donald Trump.

Dikutip dari Daily News, pertemuan besok dan 18 Desember minggu ini adalah keputusan suku bunga Fed terakhir sebelum Biden meninggalkan Gedung Putih pada 20 Januari, menyerahkan kembali kunci kepada Trump dari Partai Republik untuk masa jabatan kedua, dan para analis memperkirakan adanya perubahan kebijakan besar.

"The Fed diperkirakan akan bersikap lebih bertahap dalam pelonggaran kebijakan moneternya mengingat kebijakan yang akan diterapkan oleh pemerintahan (Trump)," kata kepala ekonom Ernst & Young, Gregory Daco, seraya menambahkan bahwa ia masih memperkirakan para pembuat kebijakan akan memberikan suara untuk pemotongan suku bunga minggu ini.

Sementara The Fed memiliki mandat untuk bertindak secara independen dari Kongres dalam menangani inflasi dan pengangguran, ia masih harus mempertimbangkan dampak kebijakan fiskal pemerintah terhadap ekonomi terbesar di dunia.

Trump telah berjanji untuk mengatasi tingginya biaya hidup, kekhawatiran utama para pemilih yang mengirimnya kembali ke Gedung Putih dalam pemilihan bulan November, yang membuatnya mengalahkan Wakil Presiden Kamala Harris.

Namun, banyak analis telah menyuarakan kekhawatiran tentang beberapa inisiatif kebijakan utamanya, terutama ancamannya untuk menerapkan tarif besar-besaran pada barang-barang yang masuk ke Amerika Serikat dan mendeportasi jutaan pekerja tidak berdokumen.

"Kedua hal itu bersama-sama cenderung memicu inflasi dan membendung pertumbuhan," kata kepala ekonom Klynveld Peat Marwick Goerdeler (KPMG), Diane Swonk, seraya menambahkan bahwa ia tetap memperkirakan Fed akan mengumumkan penurunan suku bunga minggu ini.

The Fed telah memangkas suku bunga sebesar 0,75 poin persentase sejak September, beralih dari memprioritaskan target inflasi jangka panjang sebesar 2 persen ke arah dukungan yang lebih baik terhadap pasar tenaga kerja.

Perubahan dalam sikap Fed didorong oleh data: Pengukur inflasi yang disukainya telah turun tajam dalam beberapa tahun terakhir dan, meskipun ada peningkatan baru-baru ini, masih mendekati target 2 persen.

Pada saat yang sama, pertumbuhan ekonomi AS masih terbukti sangat kuat. Pasar tenaga kerja sedikit melemah, tetapi secara keseluruhan tetap tangguh.

Pemangkasan seperempat poin minggu ini akan menurunkan suku bunga pinjaman utama Fed menjadi antara 4,25 dan 4,5 persen, satu poin persentase penuh lebih rendah daripada sebelum pembuat kebijakan mulai memangkas suku bunga awal tahun ini.

Pasar berjangka memperkirakan kemungkinan lebih dari 95 persen pada tanggal 13 Desember bahwa Fed akan melanjutkan pemangkasan suku bunga seperempat poin.

Namun gambaran untuk tahun depan terlihat kurang pasti, dengan pasar keuangan memperkirakan peluang hanya di bawah 65 persen bahwa suku bunga akan menjadi tiga perempat poin persentase lebih rendah pada akhir tahun 2025 dibandingkan saat ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...

IAEA Temukan Berton-Ton Material Nuklir di Suriah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
IAEA Temukan Berton-Ton Mat...
Luar Negeri
Russia dan Ukraina Saling T...
Luar Negeri
Seoul Galakkan Konsep Kota ...
Megapolitan
22 Sekolah Harus Direhabili...
Megapolitan
Investasi Tangerang Terting...
Megapolitan
Gudang-gudang di Jobodetabe...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.