Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lulusan PIP Semarang Diminta Siap Hadapi Revolusi Industri 5.0 yang Mengubah Pelayaran Tradisional

📅 Sabtu, 14 Des 2024, 10:19 WIB | Oleh:
Lulusan PIP Semarang Diminta Siap Hadapi Revolusi Industri 5.0 yang Mengubah Pelayaran Tradisional Doc: Dok. PIP Semarang
Ket. Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Laut, Ahmad (kiri) saat melantik lulusan PIP Semarang.

SEMARANG - Di era revolusi industri 4.0 dan menuju 5.0, kita akan menyaksikan kemunculan gelombang transformasi kapal otonom atau disebut dengan autonomous ship yang mengubah wajah pelayaran tradisional. Untuk itu, Sumber Daya Manusia (SDM) transportasi laut harus siap menghadapi ini semua. 

Pesan tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Laut, Ahmad pada saat Upacara Bon Voyage dan Pelepasan Perwira Siswa, Diklat Pelaut tingkat I, II, III, IV dan V, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang Tahun 2024 di Auditorium Balai Mas Pardi Gedung Serba Guna (GSG), Kamis (12/12) lalu. 

Dikatakannya juga, bahwa dalam era baru ini peran para pelaut tidak terbatas sebagai awak kapal yang mengoperasikan kapal, namun akan menjadi navigator teknologi, pengelola data, dan inovator dalam menerapkan solusi digital untuk mendukung keberlanjutan dan efisiensi. 

“Dalam kaitan ini, PIP Semarang memahami betul bahwa sebagai institusi pendidikan memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa kurikulum pendidikan dan pelatihan tetap relevan, fasilitas yang mendukung serta penguasaan teknologi terbaru, dan pelatihan yang disediakan mencerminkan kebutuhan industri yang terus berkembang,” ujarnya.

Ahmad juga mengatakan bahwa kapal otonom tidak berarti menggantikan manusia secara mutlak, tetapi memberikan peluang bagi kita untuk bekerja secara lebih strategis dan inovatif. Sebagai generasi baru pelaut dan profesional di industri maritim, para lulusan akan berada di garis depan perubahan.

Ia juga menjelaskan bahwa Kapal otonom atau Maritime Autonomous Surface Ships (MASS) mencerminkan revolusi besar dalam cara sektor ini beroperasi. Sejak tahun 2021, International Maritime Organization (IMO) telah menginisiasi riset mendalam untuk memahami dampak dan kebutuhan regulasi dalam penerapan MASS. Proses ini mencakup penyusunan pedoman operasional serta regulasi yang mengakomodasi teknologi ini, dengan target adopsi non-mandatory MASS Code pada tahun 2025 sebelum penerapan secara wajib (mandatory) yang direncanakan pada tahun 2030. 

“Sebagai insan maritim yang siap menyongsong masa depan, saya mengajak Anda semua untuk bersama-sama berkomitmen dalam perjalanan ini. Di hadapan kita terbentang berbagai tantangan yang kompleks, tetapi juga peluang besar untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. ” katanya.

Tantangan Baru
Pada kesempatan yang sama, Direktur PIP Semarang, Mafrisal menjelaskan bahwa Acara Pelepasan Perwira Siswa dan Bon Voyage ini mengusung tema “Sailing into the Future: The Rise of Autonomous Ships in Maritime Shipping”. Dimana tema ini mencerminkan adanya kemunculan tantangan baru di industri maritim. Kapal otonom sebagaimana digadang-gadang menjadi teknologi yang aman dan efisien di masa mendatang bukan hanya sekedar teori.

“Adaptabilitas terhadap teknologi berbasis kecerdasan buatan, sistem komunikasi yang terintegrasi, serta pemahaman atas pengelolaan data besar (big data) menjadi keterampilan yang sangat penting untuk dikuasai. Maka, transformasi ini bukan hanya soal kesiapan teknis, tetapi juga mengubah pola pikir pelaut dari pendekatan tradisional menuju paradigma baru yang berbasis teknologi dan inovasi.,” katanya.

Melalui laporan yang dibacakannya, Mafrisal mengatakan bahwa Perwira Siswa Lulusan Diklat Peningkatan Tingkat I, II, III, IV, dan, V sejumlah 338 peserta dapat langsung menerima Certificate of Competency (COC) pada hari yang sama.

“Pelaksanakan diklat telah sesuai dengan kurikulum yang ditetapkan sesuai dengan tingkat kompetensi kepelautan, dengan metode hybrid yaitu online dan tatap muka di kelas, serta lab simulator sesuai dengan ketentuan,” tutupnya. ###

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Blok M Hub Ditata, Pramono ...
Daerah
Hang Nadim Masih Berasap, P...
Megapolitan
Transfer ke Daerah Menjadi ...
Olahraga
Ada Harapan dari Sepak Takr...

Pertamina Patra Niaga Umumkan Harga BBM Per 1 Oktober

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pertamina Patra Niaga Umumk...
Advertisement
Kapolri Diganti, Paripurna DPR Setujui Komjen Suyudi Gantikan Jenderal Listyo Sigit

Kapolri Diganti, Paripurna DPR Setujui Komjen Suyudi Gantikan Jenderal Listyo Sigit

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.