Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menggembirakan, Pemerintah Pastikan Data Tunggal Akan Tersedia di Akhir Bulan Ini

📅 Sabtu, 07 Des 2024, 02:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menggembirakan, Pemerintah Pastikan Data Tunggal Akan Tersedia di Akhir Bulan Ini Doc: (ANTARA/Asep Firmansyah)
Ket. Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko usai menggelar rapat koordinasi Satu Data Tunggal di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Jumat (6/12).

JAKARTA - Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko memastikan Satu Data Tunggal yang saat ini tengah dikumpulkan dan diolah Badan Pusat Statistik (BPS) tersedia sebelum pergantian tahun. “Targetnya dua minggu ini. Artinya sebelum ayam berkokok di tanggal 1 Januari 2025,” ujarnya sesuai menggelar rapat koordinasi di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Jumat (7/12).

Ia mengatakan Satu Data Tunggal ini mengintegrasikan seluruh data masyarakat, baik miskin ekstrem, miskin, hingga rentan miskin.

Data Terpadu tersebut bakal digunakan sebagai acuan pemberian bantuan sosial (bansos) maupun program pemberdayaan dari pemerintah.

Data-data yang dikumpulkan dan diolah tersebut, kata dia, berasal dari data-data yang dihimpun dari berbagai kementerian dan lembaga.

Langkah integrasi data ini, menurut Budiman, agar tidak terjadi tumpang tindih data bantuan kepada masyarakat. “Sehingga tidak ada lagi tumpang tindih. Tidak ada lagi mismatch ketidakcocokan. Tidak ada lagi satu program tertentu,” kata dia.

Selama ini, katanya, ada 154 program pengentasan kemiskinan yang tersebar di 27 kementerian dan lembaga. Maka demi sasaran yang tepat diperlukan suatu data terpadu.

Nantinya, kementerian-kementerian yang akan memberikan bantuan maupun menggulirkan program pemberdayaan akan mengacu pada data yang diolah BPS itu. “Nah, ini harus di data semua ini. Kira-kira gitu Jangan sampai ada yang satu orang menerima banyak hal. Ada juga kasus-kasus yang seperti itu kan. Kita harus meminimalisir seperti itu,” kata dia.

Sebelumnya, Budiman Sudjatmiko mengatakan Peme­rin­tah Indonesia tengah mempelajari keberhasilan Brasil dan Tiongkok dalam mengentaskan kemiskinan untuk diterapkan dalam kebijakan nasional. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Denza Luncurkan Supercar Listrik Denza Z

45 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Otomotif
Denza Luncurkan Supercar Li...
Nasional
Kemenperin Dukung Pelestari...

BPOM Tetap Awasi Program MBG

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BPOM Tetap Awasi Program MBG
Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.