Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wapres Gibran akan Mengecek Kesiapan Penanggulangan Bencana di Sukabumi

📅 Jumat, 06 Des 2024, 10:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres Gibran akan Mengecek Kesiapan Penanggulangan Bencana di Sukabumi Doc: ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo
Ket. Warga menjalani pemeriksaan kesehatan di posko pengungsian di Desa Sukamaju Kecamatan Cikembar Sukabumi Jawa Barat, Jumat (6/12/2024).

SUKABUMI - Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka diagendakan mengecek kesiapan dari tim petugas gabungan untuk penanggulangan dampak bencana banjir disertai tanah longsor dan pergerakan tanah di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Agenda kunjungan Wapres Gibran tersebut dikonfirmasi dari anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang ditemui saat sedang bersiaga di posko pengungsian Kampung Tegalpanjang Desa Sukamaju Kecamatan Cikembar Sukabumi Jawa Barat, pada Jumat (6/12) pagi ini.

"Sementara ini ada dua titik lokasi posko di sini -Kampung Tegalpanjang Desa Sukamaju Kecamatan Cikembar- yang akan di cek oleh Pak Wapres beserta rombongan. Informasinya mereka tiba Jumat siang ini," kata seorang anggota Paspampres yang sedang mencatat kelengkapan fasilitas penunjang posko pengungsian itu.

Belum ada informasi terkait siapa saja menteri yang akan mendampingi orang nomor dua di Indonesia tersebut.

Namun berdasarkan pantauan tampak sejumlah pimpinan lembaga negara seperti Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, dan Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin. Mereka menunggu kedatangan Wapres Gibran di Balai Desa Sukamaju seraya berinteraksi dengan sejumlah relawan dan warga terdampak bencana.

Satu mobil boks Kementerian Sekretariat Negara-Sekretariat Wakil Presiden yang mengangkut bantuan kebutuhan pokok tiba di posko pengungsian yang menempati halaman Balai Desa Sukamaju.

Sedikitnya empat kendaraan taktis berupa mobil dapur umum milik TNI Angkatan Darat, Brimob Polri, Kementerian Sosial, dan mobil air pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi siap melayani kebutuhan warga terdampak bencana. Puluhan personel gabungan TNI, Polri, BNPB, Tagana Kementerian Sosial juga sudah bersiaga dengan peralatan lengkap.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melaporkan, dari hasil pendataan sementara bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang, tanah longsor, pergerakan tanah, dan cuaca ekstrem melanda 30 kecamatan dari total 47 kecamatan yang ada, pada Selasa (3/12) dan Rabu (4/12).

Bencana banjir bandang yang disertai tanah longsor ini mengakibatkan ratusan jiwa terdampak, bahkan satu warga dinyatakan meninggal akibat tertimbun tanah longsor di Kecamatan Gegerbitung yang hingga saat ini masih dalam pencarian.

Data rekapitulasi BPBD Sukabumi merincikan untuk bencana tanah longsor terjadi di 13 titik, banjir sembilan titik, angin kencang tujuh titik, dan pergerakan tanah di empat titik yang tersebar di 22 kecamatan, salah satunya Kecamatan Cikembar Sukabumi Jawa Barat.

Adapun jumlah warga yang terdampak dilaporkan total ada sebanyak 103 kepala keluarga atau 243 jiwa, mengungsi sebanyak 46 kepala keluarga atau 93 jiwa, kemudian terancam sebanyak tujuh kepala keluarga atau 19 jiwa serta satu orang meninggal dunia.

Selanjutnya untuk jumlah rumah yang rusak sebanyak 40 unit dengan rincian 36 unit rusak ringan, tiga rusak sedang, dan satu rusak berat serta enam fasilitas umum rusak. BPBD Sukabumi mengestimasi jumlah kerugian materiil dampak bencana ini lebih kurang mencapai Rp695 juta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.