Temuan dari Lampung: Kepala Desa Lebih Giat dalam Pengelolaan Hutan Dibanding Lurah
📅 Jumat, 06 Des 2024, 13:20 WIB | Oleh: Tim PenulisLangkah ke depan dan upaya perbaikan
Penelitian di Desa Sayoang, Kabupaten Halmahera Selatan, mengungkap bahwa kualitas kepemimpinan kepala desa akan menentukan peningkatan partisipasi masyarakat dalam melestarikan hutan.
Sementara itu, temuan kami mencatat pemerintah perlu lebih bijak dalam menentukan pemimpinnya, khususnya di wilayah yang dekat dengan kawasan hutan.
Pejabat struktural seperti ASN sangat tergantung pada tugas dan fungsi kelembagaan. Mereka, dalam temuan kami, cenderung kurang fleksibel dalam tata waktu kerja sehingga kurang sesuai dalam upaya pelestarian hutan yang membutuhkan kolaborasi multipihak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Oleh karena itu, penting bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi kinerja otoritas desa/kelurahan berdasarkan indikator pengelolaan lanskap berkelanjutan. Hal ini akan membantu memastikan bahwa pemimpin yang dipilih mampu memenuhi tuntutan kolaborasi dan pengelolaan sumber daya alam yang efektif.
Pendekatan berkelanjutan dalam pengelolaan Tahura WAR tidak hanya penting untuk melestarikan keanekaragaman hayati. Masyarakat sekitar pun perlu terus menikmati manfaat ekosistem yang disediakan oleh hutan ini.
Dengan demikian, perlindungan dan pengelolaan hutan konservasi seperti Tahura WAR harus menjadi prioritas dalam kebijakan lingkungan di Lampung maupun Indonesia secara keseluruhan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Novriyanti, Dosen Kehutanan dengan bidang keahlian Konservasi Sumberdaya Alam dan Lingkungan, Universitas Lampung; Adella Putri Apriliani, Research associate Environmental Science, Universitas Lampung; Ahmad Rizaldi, Forest Carbon Specialist, IPB University; Christine Wulandari, Profesor , Universitas Lampung; Fadela Yunika Sari, Mahasiswa, Universitas Lampung, dan Pitojo Budiono, Dosen Ilmu Pemerintahan, Universitas Lampung
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!