Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Semoga Perdamaian Segera Terwujud, PM Qatar: Trump Ingin Gencatan Senjata di Gaza sebelum 20 Januari 2025

📅 Jumat, 06 Des 2024, 02:00 WIB | Oleh:
Semoga Perdamaian Segera Terwujud, PM Qatar: Trump Ingin Gencatan Senjata di Gaza sebelum 20 Januari 2025 Doc: AFP
Ket. Perdana Menteri Qatar, Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim al- Thani

JENEWA – Perdana Menteri Qatar, Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim al-Thani, pada hari Rabu (5/12), mengatakan Presiden terpilih AS, Donald Trump, menginginkan gencatan senjata di Gaza sebelum pelantikannya pada 20 Januari.

Dalam sebuah wawancara dengan Sky News, al-Thani mengonfirmasi Trump telah dengan jelas menyampaikan niatnya untuk melihat perang Israel di wilayah Palestina itu diselesaikan sebelum dia dilantik.

"Ya, dia menjelaskannya dengan jelas. Kami mendengar hal ini dari timnya, setidaknya, seperti yang saya ingat dari percakapan yang saya lakukan dengan mereka, bahwa mereka ingin masalah ini diselesaikan sekarang - bahkan hari ini," kata al-Thani.

Seperti dikutip dari Antara, sebagai tokoh utama dalam negosiasi tersebut, Perdana Menteri Qatar itu mengatakan ia memilih untuk tidak memberikan banyak rincian demi melindungi proses ini semaksimal mungkin.

"Kami berusaha sebaik-baiknya. Kami telah melakukan yang terbaik," katanya.

"Kami semua sepakat, dan kami berharap situasi ini bisa segera berakhir sebelum Presiden (Trump) menjabat, karena prioritas kami adalah menstabilkan situasi. Prioritas kami adalah memulihkan keamanan regional," imbuhnya.

Pertukaran Tahanan

Upaya mediasi yang dilakukan oleh AS, Mesir, dan Qatar untuk mencapai gencatan senjata di Gaza dan kesepakatan pertukaran tahanan antara Israel dan Hamas telah gagal karena penolakan Netanyahu untuk menghentikan perang tersebut.

Selama masa jabatan pertamanya sebagai Presiden, sebelum digantikan oleh Presiden saat ini, Joe Biden, Trump mengambil langkah-langkah seperti memindahkan Kedutaan Besar AS di Israel ke Yerusalem, yang membuat marah warga Palestina karena menganggap Yerusalem timur yang diduduki sebagai Ibu Kota negara Palestina di masa depan.

Sebelumnya, Qatar dan negara mediator lainnya dalam perundingan perdamaian Gaza bertekad untuk mengatasi perbedaan antara Hamas dan Israel guna mencapai gencatan senjata permanen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
G7 Kurangi Ketergantungan P...

Utang RI Naik, Risiko Fiskal Disorot

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
Utang RI Naik, Risiko Fiska...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.