Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bencana Alam 2024 Sebabkan Kerugian Ekonomi $310 Miliar

📅 Jumat, 06 Des 2024, 02:30 WIB | Oleh:
Bencana Alam 2024 Sebabkan Kerugian Ekonomi $310 Miliar Doc: AFP/Madaree TOHLALA
Ket. Sejumlah warga di Provinsi Narathiwat, Thailand, melewati jalanan yang digenangi air saat banjir melanda pada 27 November lalu. Menurut perusahaan Swiss Re, bencana alam sepanjang 2024 telah menyebabkan kerugian ekonomi sebesar 310 miliar dollar AS

ZURICH - Dalam tahun yang ditetapkan sebagai tahun terpanas yang pernah tercatat, bencana alam telah menyebabkan kerugian ekonomi sebesar 310 miliar dollar AS secara global pada tahun 2024, karena perubahan iklim semakin memakan banyak korban, kata Swiss Re, Kamis (5/12).

“Kerugian ekonomi akibat bencana alam diperkirakan enam persen lebih tinggi dibandingkan tahun 2023, yang saat ini merupakan tahun terpanas yang pernah ada,” kata raksasa reasuransi yang berpusat di Zurich itu dalam sebuah pernyataan.

Dari jumlah total, kerugian yang diasuransikan membengkak sebesar 17 persen tahun-ke-tahun menjadi 135 miliar dollar AS, dengan terjadinya badai Helene dan Milton yang dahsyat di Amerika Serikat serta banjir besar di Eropa meningkatkan biaya, kata perusahaan itu.

“Ini menandai tahun kelima berturut-turut kerugian yang diasuransikan mencapai lebih dari 100 miliar dollar AS,” kata Swiss Re.

Swiss Re, yang bertindak sebagai perusahaan asuransi, menekankan dampak perubahan iklim, dengan tahun ini akan dinyatakan sebagai tahun terpanas sejak pencatatan dimulai. Seperti diketahui bahwa pemanasan global dapat membuat cuaca ekstrem lebih sering terjadi dan intens, tidak hanya melalui suhu tinggi tetapi juga efek lanjutan dari panas tambahan di atmosfer dan lautan.

Dalam pernyataannya, Swiss Re secara khusus menyoroti meningkatnya biaya asuransi banjir pada tahun 2024, yang merupakan tahun ketiga termahal untuk bahaya tersebut di seluruh dunia dan tahun kedua termahal untuk banjir di Eropa. Swiss Re pun memperingatkan bahwa kerugian yang diasuransikan secara global pasti akan terus meningkat. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Kemenperin: Ekspor Mainan Indonesia Naik 8,2 Persen

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Kemenperin: Ekspor Mainan I...
Nasional
2.000 Siswa SMK Bakal Magan...
Advertisement
Final FIFA Asean Cup 2026 Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Unggul Produktivitas, Gajah Perang Andalkan Pengalaman

Final FIFA Asean Cup 2026 Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Unggul Produktivitas, Gajah Perang Andalkan Pengalaman

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.