Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dehidrasi Pencetus Stroke, Yastroki 2025 Bagikan E-Money Khusus

📅 Kamis, 05 Des 2024, 10:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dehidrasi Pencetus Stroke, Yastroki 2025 Bagikan E-Money Khusus Doc: Istimewa
Ket. Yastroki menggalang kolaborasi untuk meminimalkan jumlah penderita atau kematian di seluruh Nusantara.

JAKARTA - Dehidrasi atau tubuh kurang air bisa menjadi pencetus serangan stroke. Menyikapi problem penyakit stroke yang semakin masif ini, Yastroki terus menggalang kolaborasi dengan berbagai pihak guna meminimalkan jumlah penderita dan atau kematian di seluruh Nusantara.

"Banyak orang belum mengetahui dehidrasi bisa jadi pencetus stroke," kata Ketua Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki) Mayjen (Purn.) Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S,MARS, MH dalan pertemuan evaluasi jelang akhir tahun 2024 di Citywalk Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu malam (4/12).

Dr. Tugas mengingatkan warga masyarakat agar dalam berbagai aktivitas selalu menyiapkan air minum sebagai upaya mencegah dehidrasi.

Faktor utama serangan stroke karena saluran darah ke otak tersumbat. Dehidrasi satu faktor pemicu gangguan arus darah ke otak.

Penderita stroke setiap tahun di Indonesia berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI bertambah sekitar 2,9 juta jiwa. Menghabiskan biaya perawatan dan pengobatan selama tahun 2022 mencapai Rp3,3 triliun.

Memperbanyak Kerja Sama 

Menangani berbagai kasus di tanah air, menurut Dr. Tugas, Yastroki mengedepankan semangat Ramah Stroke. Peta berjalan rentang waktu tahun 2025 yaitu meningkatkan kerja sama kalangan pemangku kepentingan pada lembaga negara, badan pelayanan kesehatan, hingga ke tingkat pengelola pelayanan mobil ambulan di sekitar lingkungan hunian warga.

"Ini penting karena penderita tidak kenal status sosial maupun usia," tegasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut selain pengurus yayasan juga perwakilan Bank BRI, perusahaan produk layanan kesehatan termasuk Prodia.

Kartu Keanggotaan 

Kerjasama dengan perbankan dalam upaya memudahkan dan meringankan beban keuangan bagi anggota Yastroki. Kerjasama Bank akan membagikan kartu keanggotaan Yastroki berbasis uang elektronik (e-money) khusus bercirikan logo jaringan badan pelayanan atau usaha kemitraan.

Warga masyarakat pemilik kartu sebagai bukti kepesertaannya dalam Program Ramah Stroke , dapat memanfaatkan guna memperoleh potongan harga atau biaya pemeriksaan kesehatan, pengobatan, perawatan pada lokasi pelayanan kesehatan terdekat. Selain itu dapat pula dimanfaatkan keperluan belanja kebutuhan harian pada gerai perdagangan eceran yang nanti menjalin kerjasama dengan Yastroki.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) pemiliki jaringan pelayanan hingga pelosok pedesaan bagian dari andalan Yastroki. Terbuka kemungkinan bakal menjalin kerjasama dengan bank lainnya.

Pertemuan Yastroki malan itu termasuk membahas persiapan peringatan ulang tahun ke-36 pada Januari 2025. Acara syukuran diagendakan diisi aktivitas serupa tahun lalu yaitu langsung kepada warga masyarakat yang butuh kepedulian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.