Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Harap Pemerintahan Baru Lithuania Perbaiki Hubungan Bilateral

📅 Selasa, 03 Des 2024, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Harap Pemerintahan Baru Lithuania Perbaiki Hubungan Bilateral Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Tiongkok pada Senin (2/12/2024).

Beijing - Pemerintah Tiongkok berharap pemerintahan baru Lithuania dapat memperbaiki hubungan bilateral dengan Tiongkok pasca ditetapkannya tiga personel diplomatik negara tersebut sebagai "persona non grata".

"Tiongkok berharap bahwa pemerintahan baru Lithuania akan mengambil tindakan untuk mematuhi komitmen politik yang dibuat Lithuania dalam komunike tentang pembentukan hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Lithuania," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Senin.

Lithuania mengumumkan pada Jumat (29/12) bahwa mereka telah menyatakan "tiga anggota staf yang tidak terakreditasi" dari Kantor Kuasa Usaha Tiongkok sebagai "persona non grata" dan memerintahkan ketiganya untuk pergi dalam waktu seminggu.

"Persona non grata" diatur dalam Pasal 9 Konvensi Wina 1961.

"Persona non grata" secara bebas diartikan bahwa: "Negara penerima boleh setiap saat dan tanpa harus menerangkan keputusannya, memberitahu negara pengirim bahwa kepala misinya atau seseorang anggota staf diplomatiknya adalah persona non grata atau bahwa anggota lainnya dari staf misi tidak dapat diterima".

"Mengenai tindakan sembrono dan provokatif yang diambil oleh pemerintah sementara Lithuania, Tiongkok menyatakan kecaman keras dan penentangan tegas. Tiongkok juga mencatat bahwa Lithuania akan segera membentuk pemerintahan barunya, dan banyak tokoh politik Lithuania telah menyatakan keinginan untuk meningkatkan hubungan dengan Tiongkok," ungkap Lin Jian.

Lin Jian pun meminta agar Lithuania menegakkan prinsip "Satu Tiongkok" dan membawa hubungan bilateral kembali ke jalur yang benar.

"Tiongkok mengutuk keras dan dengan tegas menolak tindakan yang tidak beralasan dan provokatif ini. Seperti yang diketahui banyak orang, dalam masalah yang berkaitan dengan wilayah Taiwan di Tiongkok, Lithuania telah bertindak dengan pelanggaran serius terhadap prinsip 'satu Tiongkok' dan melanggar komitmen politik yang dibuat Lithuania dalam komunike tentang pembentukan hubungan diplomatik Tiongkok-Lithuania," ungkapnya.

Hal tersebut telah menyebabkan kesulitan serius bagi hubungan bilateral terlebih hal itu terjadi tiga tahun sejak penurunan hubungan dengan Tiongkok.

"Lithuania kembali mengambil tindakan merugikan yang semakin memperburuk hubungan. Tiongkok meminta Lithuania untuk segera berhenti merongrong kedaulatan dan integritas teritorial Tiongkok, dan berhenti menciptakan kesulitan bagi hubungan bilateral," tegasnya.

Tiongkok disebut berhak mengambil tindakan balasan terhadap Lithuania.

Perselisihan diplomatik itu terjadi bertepatan dengan penyelidikan atas dugaan keterlibatan kapal Tiongkok atas putusnya dua kabel data bawah laut di Laut Baltik, termasuk satu yang menghubungkan Lithuania dan Swedia.

Pemerintah Swedia telah meminta kerja sama Tiongkok dalam menentukan penyebab putusnya kabel tersebut.

Kementerian luar negeri Lithuania tidak menyebutkan siapa orang-orang itu atau apa yang telah mereka lakukan sehingga memutuskan "persona non grata" tersebut dan hanya mengutip Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik dan hukum internasional lainnya.

Negara Baltik itu juga menyatakan bahwa keberadaan staf diplomatik Tiongkok lainnya di Lithuania akan diputuskan "dalam waktu dekat".

Kejadian ini terjadi tiga tahun setelah Tiongkok menurunkan hubungan diplomatiknya dengan Lithuania ke tingkat di bawah duta besar sebagai balasan atas keputusan Lithuania untuk mengizinkan Taiwan membuka kantor perwakilan di Vilnius, ibu kota Lithuania.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Barantin: Tanaman Hias Indonesia Kian Diminati

47 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Barantin: Tanaman Hias Indo...

Kudus Sukses Selenggarakan Pameran Produk UMKM

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kudus Sukses Selenggarakan ...
Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Ra...
Advertisement
Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.