Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mungkin Ini Satu-satunya Tukang Pos di Dunia yang Menyeberangj Lautan dengan Berjalan Kaki

📅 Senin, 02 Des 2024, 14:39 WIB | Oleh:
Mungkin Ini Satu-satunya Tukang Pos di Dunia yang Menyeberangj Lautan dengan Berjalan Kaki Doc: Istimewa
Ket. Knud Knudsen berjalan melintasi dataran lumpur dan melalui saluran pasang surut untuk mengirimkan pos ke pulau Hallig di dekatnya di Süderoog.

BERLIN - Seiring naiknya permukaan air laut dan menghangatnya samudra, konsekuensi iklim akan menimpa kita semua. Namun,
burung camar dan cacing pasir mungkin mengenali Knud Knudsen, karena ia berjalan melintasi dataran lumpur di Jerman utara setiap beberapa hari untuk mengantarkan surat.

Dari Deutsche Welle (DW), ia membawa surat melalui rute yang sama setiap kali — dari pulau Pellworm di Laut Utara ke pulau kecil Süderoog. Hanya ada satu keluarga yang tinggal di sana, dan mereka harus menerima surat dan paket tepat waktu.

Dia berjalan sejauh 14 kilometer pulang pergi melintasi dataran lumpur. Ketinggian air terlalu rendah untuk dilintasi perahu dan terkadang terlalu dalam untuk dilintasi manusia dengan berjalan kaki untuk sampai ke tujuan. 

Setelah rehat minum kopi sebentar, ia kembali lagi, mengikuti arus pasang surut. Ia selalu ditemani beberapa wisatawan selama musim panas.


"Ya, saya melakukannya dua kali seminggu. Saya pergi mengikuti pasang surut, karena saya harus berjalan saat air surut. Biasanya saya pergi sekali di akhir pekan, biasanya pada hari Minggu dan sekali selama seminggu setelah bekerja, atau saya mengambil cuti kerja sehari untuk pergi."

"Saya berjalan di atas lumpur selama satu jam seperempat untuk sampai di sana, tinggal sekitar satu jam, lalu berbalik dan kembali dengan cara yang sama. Saya berjalan tanpa alas kaki sampai November, tetapi agak sulit setelah embun beku malam pertama," tuturnya. 

"Perjalanan rutin melintasi dataran lumpur bukan sekadar pekerjaan bagi tukang pos berusia 69 tahun itu; itu adalah kebahagiaan sejati. Saya menikmati kedamaian ini!" katanya. 

Knud Knudsen lahir dan dibesarkan di pulau Pellworm, Jerman, dan karenanya menjalani kehidupan yang sangat dekat dengan laut. 

"Laut adalah gerakan. Selalu berbeda. Saya tidak bisa membayangkan hidup tanpa laut. Saya tidak bisa membayangkan berada di Pellworm tanpa air. Lautlah yang membuat saya merasa nyaman di sini," ujarnya. 

"Jika air pasang selalu surut, atau jika air tidak kembali suatu hari, itu akan aneh. Air adalah kehidupan. Setidaknya bagi saya."

Menurutnya, Pellworm benar-benar berbeda. Banyak yang berubah sejak dia masih kecil.
Dulu, semuanya berupa ladang. Alam di sini dulu berbeda. "Sekarang ini banyak sekali monokultur, dan hampir tidak ada bunga lagi."

Dia mengatakan, saat ini warga hidup di masa perubahan iklim. Namun dia tidak bisa memastikan apakah perubahan yang ada di pu benar-benar disebabkan oleh perubahan iklim. 'Tapi gelombang pasang yang kita alami jauh lebih dahsyat. Meskipun, kita sudah lama tidak mengalaminya. Yang terakhir adalah [siklon] Xaver pada tahun 2013," ujarnya. 

"Sungguh mengkhawatirkan jika kita memikirkan seberapa cepat gletser mencair dalam beberapa tahun terakhir. Namun, saya tidak dapat mengatakan dengan pasti bahwa naiknya permukaan air laut disebabkan oleh perubahan iklim," ungkapnya. 

"Satu-satunya hal yang dapat saya katakan adalah bahwa ketika kita masih anak-anak, perbedaan antara musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin lebih jelas. Sekarang, Anda dapat mengatakan bahwa musim dingin sebenarnya adalah musim panas yang dingin dan musim panas adalah musim dingin yang hangat," pungkasnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

24 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.