Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investasi Berkualitas Pacu Ekonomi Tumbuh 8%

📅 Jumat, 29 Nov 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Investasi Berkualitas Pacu Ekonomi Tumbuh 8% Doc: istimewa
Ket. Prospek Perekonomian l Pada 2024, Investasi Ditargetkan Sebesar Rp1.650 Triliun

Indonesia setidaknya membutuhkan realisasi investasi sebesar 13.528 triliun rupiah dalam kurun waktu lima tahun ke depan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen.

JAKARTA – Investasi dinilai menjadi faktor yang berperan penting untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen. Karena itu, pemerintah perlu fokus meningkatkan aliran investasi berkualitas sebagai salah satu prioritas utama dalam rencana pembangunan ekonomi ke depannya.

"Untuk mencapai target 8 persen, jelas terlihat bahwa struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini didorong oleh beberapa faktor utama," ujar Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani, melalui keterangan di Jakarta, Kamis (28/11).

Konsumsi domestik memberikan kontribusi sebesar 53–54 persen terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara investasi berperan sekitar 24–25 persen. Pengeluaran pemerintah menyumbang sekitar 8–9 persen, sedangkan ekspor minus impor berkontribusi sekitar 2 persen.

Rosan juga mengungkapkan Indonesia semakin terbuka bagi investasi asing. Dia mencontohkan Indonesia memiliki omnibus law yang merevisi daftar negatif investasi asing. Dampak kebijakan tersebut terlihat pada sektor-sektor yang sebelumnya tertutup untuk investasi asing dari lebih dari 100 sektor menjadi hanya lima sektor yang kini tidak dapat dimasuki oleh investasi asing.

Dalam kesempatan sama, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) sekaligus Penasihat Khusus Presiden Urusan Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan meskipun menghadapi berbagai tantangan global, tahun lalu pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bertahan di 5,2 persen.

Hal tersebut merupakan bukti kuatnya fondasi perekonomian di negara ini. Ke depannya, Indonesia optimistis dapat tetap meningkat dan menargetkan angka pertumbuhan ekonomi tahun 2024 sebesar 6 persen.

Luhut menyampaikan pemerintah terus bekerja keras meningkatkan daya saing ekonomi dengan fokus pada reformasi dan peningkatan efisiensi di seluruh kementerian dan lembaga.

"Kami yakin Indonesia dapat terus tumbuh dan berkembang. Perekonomian tetap solid, dan meskipun terdapat ketidakpastian global, kami masih memiliki ruang yang besar untuk tumbuh. Dengan rasio utang terhadap PDB yang relatif rendah dan defisit anggaran yang berada pada kisaran 2,5 persen hingga 3 persen, kami memiliki ruang yang cukup untuk (perekonomian) tetap tumbuh," kata Luhut.

Target Ambisius

Sebelumnya, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, mengungkapkan Indonesia setidaknya membutuhkan realisasi investasi sebesar 13.528 triliun rupiah dalam kurun waktu lima tahun ke depan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen. Proyeksi tersebut jauh di atas target investasi tahun ini sebesar 1.650 triliun rupiah.

Dia menambahkan dengan target investasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja bagi 3,74 juta orang. “Ada tiga cara fundamental untuk mewujudkan realisasi investasi itu sehingga target pertumbuhan ekonomi 8 persen tercapai, antara lain yakni menggenjot hilirisasi, digitalisasi, serta pendanaan ekonomi hijau,” ujarnya, belum lama ini.

Wamen Todotua menjelaskan hilirisasi sebagai salah satu prioritas strategis pemerintah untuk mendorong ekonomi berkelanjutan. Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi hijau, dan ekonomi biru. Selain itu, pengembangan industri kreatif, penciptaan lapangan kerja berkualitas, serta penguatan kewirausahaan menjadi bagian integral dari strategi ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.