Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Membran Penyaring Air dari Kulit Manggis

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 22:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Membran Penyaring Air dari Kulit Manggis Doc: Antara
Ket. Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) 2026 dari Jurusan Teknik Kimia USK Banda Aceh saat menunjukkan hasil riset mereka, di Banda Aceh, Rabu (5/8/2026).

Banda Aceh - Tim mahasiswa Jurusan Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh mengembangkan membran penyaring air yang memanfaatkan xanthone atau senyawa alami dari kulit manggis menjadi agen anti-bakteri.

"Inovasi ini menjadi salah satu upaya memanfaatkan limbah pertanian menjadi material bernilai guna untuk mendukung teknologi pengolahan air," kata Ketua Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) 2026 dari Jurusan Teknik Kimia USK Banda Aceh, Adisti Juliani, di Banda Aceh, Kamis.

Penelitian yang dilakukan oleh Adisti Juliani selaku ketua tim bersama Adzkia Syahra dan Jihan Sakinah Alwi ini mengangkat judul, "Inovasi Membran Antifouling dan Antibakteri Polietersulfon Termodifikasi Polietilenglikol-Graphene Oxide Berbasis Xanthone Kulit Manggis untuk Penyisihan Logam Timbal pada Air."

Ia menjelaskan selain xanthone sebagai agen anti-bakteri, membran juga dimodifikasi menggunakan polietilenglikol (PEG) untuk meningkatkan hidrofilitas membran serta graphene oxide (GO) untuk meningkatkan kemampuan penyisihan logam berat.

Kombinasi tersebut, kata dia, menghasilkan membran yang lebih tahan terhadap penyumbatan (antifouling) dan lebih efektif menyaring logam timbal (Pb) dari air.

Timbal, lanjut dia, merupakan salah satu logam berat yang banyak ditemukan pada perairan yang dapat membahayakan kesehatan maupun lingkungan.

"Kami berharap penelitian ini dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan teknologi penyaringan air yang lebih efektif, ramah lingkungan, dan dapat membantu mengurangi pencemaran air akibat logam berat," ujarnya.

Melalui penelitian ini, mereka berharap teknologi yang dikembangkan dapat menjadi alternatif dalam mendukung pengolahan air yang lebih berkelanjutan.

Selain melakukan penelitian di laboratorium, tim juga aktif membagikan perkembangan riset dan edukasi mengenai teknologi membran melalui akun Instagram @pkmre.pegostin untuk menginspirasi pemanfaatan bahan alam lokal sebagai solusi inovatif bagi permasalahan lingkungan.

"Dengan semangat riset dan kolaborasi, kita berharap inovasi ini bisa menjadi langkah kecil menuju solusi besar bagi masalah lingkungan khususnya di Aceh," demikian Adisti Juliani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Tidak Simpel, Liga Putri In...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.