Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukungan Internasional untuk Aksesi RI ke OECD Semakin Menguat

📅 Jumat, 29 Nov 2024, 00:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dukungan Internasional untuk Aksesi RI ke OECD Semakin Menguat Doc: ANTARA/Yogi Rachman
Ket. Sekjen Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) Mathias Cormann menyampaikan keterangan, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (28/11/2024).

Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) Mathias Cormann mengemukakan bahwa dukungan internasional terhadap aksesi Indonesia menjadi anggota penuh OECD semakin menguat.

Cormann, dalam pernyataannya usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, mengatakan, Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer secara tegas menyatakan dukungan mereka dalam pembicaraan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto pekan lalu.

"Ada dukungan yang sangat kuat untuk aksesi Indonesia dari seluruh anggota OECD. Bahkan pekan lalu, Presiden Biden dan Perdana Menteri Inggris secara tegas menyatakan dukungan mereka dalam pembicaraan bilateral dengan Presiden Prabowo," katanya.

Menurut Cormann, dukungan ini merupakan pengakuan global terhadap komitmen Indonesia untuk mengadopsi standar internasional dan praktik terbaik OECD dalam penguatan sektor ekonomi dan pembangunan.

Dalam pertemuan itu, kata Cormann, Presiden Prabowo juga menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk secara aktif terlibat dalam proses aksesi OECD. Proses ini diharapkan dapat berjalan secara efisien dengan kerja sama erat antara Indonesia dan OECD.

"Kami sangat menantikan kerja sama yang erat dengan tim Presiden Prabowo untuk memastikan proses ini berjalan secara efisien dan efektif," ujarnya.

Indonesia kini tengah dalam proses aksesi OECD bersama Argentina, Brasil, Bulgaria, Kroasia, Peru, Rumania, dan Thailand.

Saat ini, Indonesia melakukan penilaian mandiri kebijakan dan regulasi nasional untuk disampaikan dalam Initial Memorandum. Berbagai reformasi lintas sektor terus dilakukan oleh kementerian terkait guna menyesuaikan dengan standar OECD.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Disperpusip Lebak Sebut Per...
Daerah
Antisipasi Banjir Susulan, ...
Daerah
Polisi Berhasil Menangkap T...
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.