Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

India Sita 5,5 Ton Sabu Senilai Jutaan Dollar dari Myanmar

📅 Selasa, 26 Nov 2024, 14:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
India Sita 5,5 Ton Sabu Senilai Jutaan Dollar dari Myanmar Doc: The New Indian Express/Kementerian Pertahanan
Ket. Barang bukti narkoba yang disita India bisa saja dijual dengan harga jutaan dollar di jalanan.

NEW DELHI - Penjaga pantai India menyita 5,5 ton metamfetamin dari sebuah kapal nelayan yang berusaha menyelundupkan narkoba dari Myanmar.

Patroli udara pengintaian Penjaga Pantai India (ICG) melihat sebuah perahu nelayan kecil  "beroperasi dengan cara yang mencurigakan" di Laut Andaman, yang terletak di antara India dan Myanmar. 

Sebuah kapal penjaga pantai dikirim, petugas menaiki kapal pada Minggu (24/11) dini hari ketika kapal penangkap ikan dengan enam awak warga negara Myanmar memasuki perairan teritorial India, menurut pernyataan penjaga pantai, Selasa (26/11).

"Petugas menemukan sekitar 5.500 kilogram narkoba jenis sabu yang dilarang," bunyi pernyataan itu. 

"Penyitaan ini merupakan penangkapan narkoba terbesar yang pernah dilakukan oleh ICG, yang menegaskan komitmennya dalam menjaga wilayah perairan India."

Kapal tersebut kemudian dibawa ke pangkalan angkatan laut India.

Myanmar berada dalam kekacauan sejak militer menggulingkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi pada tahun 2021 dan melancarkan tindakan keras yang memicu pemberontakan bersenjata.

Negara bagian Shan di Myanmar merupakan sumber utama narkoba sintetis, sebagian besar diproduksi di laboratorium ilegal yang tersembunyi di wilayah hutan terjal yang dikuasai oleh kelompok bersenjata di dekat perbatasan Thailand.

Produsen obat kini semakin beralih ke penyelundupan melalui perahu untuk menghindari patroli yang lebih ketat di rute darat melalui Tiongkok dan Thailand.

Rekor 190 ton metamfetamin disita di Asia Timur dan Asia Tenggara pada tahun 2023, menurut Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC).

Hasil sitaan India tersebut dapat dijual seharga jutaan dollar di jalanan.

Namun, para ahli PBB mengatakan produksi massal berarti harga grosir metamfetamin serendah $400 per kilogram di daerah produksi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.