Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siprus Jadi Negara Baru yang Akan Bergabung dengan NATO

📅 Senin, 25 Nov 2024, 19:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Siprus Jadi Negara Baru yang Akan Bergabung dengan NATO Doc: ANTARA/Xinhua
Ket. Markas Besar NATO di Brussel, Belgia.

ATHENA - Rencana Siprus untuk bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), serta strategi pemulihan hubungan secara bertahap dengan aliansi tersebut menjadi fokus pertemuan Presiden Siprus Nikos Christodoulides dengan Presiden AS, Joe Biden, lapor surat kabar Yunani Kathimerini.

Siprus adalah salah satu anggota pendiri Gerakan Non-Blok (GNB), tetapi pada 2004, sehubungan dengan masuknya negara itu ke Uni Eropa, Siprus meninggalkan GNB.

Christodoulides telah mengunjungi Washington pada 30 Oktober. Langkah ini merupakan kunjungan resmi pertama Presiden Siprus ke ibu kota Amerika Serikat itu sejak 1996. Christodoulides, terpilih sebagai presiden pada Februari 2022, sepenuhnya mendukung sanksi anti-Russia. Dia menganjurkan penguatan hubungan negara pulau itu dengan Amerika Serikat.

Pada saat yang sama, otoritas Siprus sebelumnya menyatakan ada hambatan serius untuk bergabung dengan NATO, karena Turki akan menolaknya, serta Siprus tidak memenuhi persyaratan untuk menjadi anggota NATO.

Nicosia telah mengembangkan sebuah rencana, yang tujuan akhirnya adalah bergabung dengan NATO, seraya menyadari hambatan serius apa yang pasti akan dihadapi, kata pemberitaan tersebut.

Ini adalah rencana jangka panjang yang terperinci, matang, dan terdiri dari banyak tahapan yang saling bergantung, yang telah diadopsi oleh Washington, lanjutnya.

Laporan itu menambahkan Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan menyebutnya sebagai "pilihan yang saling menguntungkan".

Titik awal dari rencana tersebut adalah perkembangan positif penyelesaian Siprus dan kemajuan dalam hubungan antara Siprus dan Turki.

Menurut surat kabar itu, setelah Washington, Christodoulides juga membahas rencananya dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di sela-sela KTT Komunitas Politik Eropa di Bukares.

Siprus secara de facto terbagi antara komunitas Yunani dan Turki sejak 1974, menyusul invasi bersenjata oleh Turki yang dipicu oleh kudeta di Siprus dan upaya untuk mencaplok pulau itu ke Yunani.

Sebanyak 37 persen wilayah pulau, tempat Republik Turki Siprus Utara (TRNC) diproklamasikan pada tahun 1983, telah diduduki. Hanya Turki yang mengakui TRNC.

Pembicaraan yang dimediasi PBB antara komunitas Yunani dan Turki mengenai reunifikasi Siprus terhenti setelah kegagalan putaran lain yang diadakan di kota Crans-Montana, Swiss pada 2017. Saat ini upaya sedang dilakukan untuk melanjutkan negosiasi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum
    Preview komentar:
    Raja Pagi Sinurat adalah anak kedua dari Raja ...
  • PLTS Didorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Hijau
    Preview komentar:
    Pembangunan PLTS dengan kapasitas 100 GWp ini tentu ...
  • Karawang Punya 9 Kawasan Industri, Warga Lokal Disiapkan Jadi Tenaga Kerja
    Preview komentar:
    Membaca ulasan positif mengenai komitmen Pak Bupati ini ...
Olahraga
Undian US Open 2026 Beri Al...
Olahraga
MotoGP:  Marc Marquez Berpe...
Olahraga
Hasil Undian Liga Champions...
Pimpinan DPR menerima audiensi AMPB

Pimpinan DPR menerima audiensi AMPB

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.