Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KJRI Kuching Upayakan Pemulangan 7 Jenazah WNI Meninggal di Sarawak

📅 Senin, 25 Nov 2024, 00:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
KJRI Kuching Upayakan Pemulangan 7 Jenazah WNI Meninggal di Sarawak Doc: ANTARA/HO-KJRI Kuching
Ket. Setelah 18 tahun tidak bertemu akhirnya Marlia (kanan) memeluk ibunya disaksikan ayahnya (kiri) saat proses pemulangan di PLBN Aruk, Sambas, Kalimantan Barat, pada Jumat (25/10/2024).

Kuala Lumpur - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah hingga Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Nusa Tenggara Barat untuk mengupayakan pemulangan tujuh jenazah warga negara Indonesia (WNI) yang meninggal karena kecelakaan di Sarawak.

Konsul Jenderal (Konjen) RI Kuching Raden Sigit Witjaksono dalam keterangannya diterima di Kuala Lumpur, Minggu, mengatakan menerima laporan dari Ibu Pejabat Polis Daerah Sarikei pada Rabu (21/11) lalu bahwa telah terjadi kecelakaan lalu lintas di KM 448 Jalan Betong-Meradong, Sarikei, Sarawak, yang melibatkan dua kendaraan jenis Perodua Alza dan Toyota Hilux.

Berdasarkan informasi Ketua Polis Daerah Sarikei Aswandy Anis, Sigit mengatakan kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 14.50 waktu setempat (pukul 13.50 WIB) di ruas jalan raya Pan Borneo itu telah merenggut delapan nyawa, di mana tujuh di antaranya merupakan WNI sedangkan seorang lagi merupakan warga lokal yang menjadi pengemudi Perodua Alza.

Ada dugaan supir kendaraan yang ditumpangi tujuh WNI asal Lombok, NTB tersebut mencoba menghindari pemeriksaan polisi karena membawa para WNI yang tidak memiliki dokumen perjalanan atau paspor, yang sebelumnya masuk melalui jalan tikus di daerah Lundu-Sematan.

KJRI Kuching telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Nusa Tenggara Barat (NTB), keluarga korban dan Kepolisian di NTB.

Menurut KJRI, keluarga korban memang menginginkan tujuh jenazah korban kecelakaan lalu lintas di Sarawak itu dipulangkan ke NTB. Namun terkendala biaya.

Perusahaan atau majikan biasanya memang menjadi pihak yang bertanggungjawab memulangkan jenazah pekerjanya. Namun dalam kasus tersebut, para WNI belum mulai bekerja, sedangkan agen atau supir yang membawa mereka juga meninggal dunia.

Estimasi biaya pemulangan jenazah dari Sarawak melalui jalur udara dan darat hingga sampai di kampung halaman mereka di NTB bisa mencapai RM12.000 (sekitar Rp42 juta) per jenazah.

Ketua Polis Daerah Sarikei Aswandy Anis dalam pernyataan media mengatakan kecelakaan terjadi saat mobil Perodua Alza yang membawa tujuh WNI mencoba melarikan diri menghindari pemeriksaan aparat dan mengambil jalur berlawanan hingga akhirnya bertabrakan dengan Toyota Hilux.

Kepolisian setempat masih menyelidiki kasus tersebut di bawah Pasal 41 (1) UU Angkutan Jalan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.