Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Untuk Ketiga Kalinya, P Diddy Bujuk Hakim Agar Bebas dari Penjara

📅 Minggu, 24 Nov 2024, 15:00 WIB | Oleh:

Saat ia masuk melalui pintu samping, Combs melambaikan tangan kepada para kerabat termasuk ibunya dan beberapa anaknya di galeri ruang sidang, mengetukkan tangannya ke jantungnya dan meniupkan ciuman kepada mereka. Ia kemudian memeluk pengacara utamanya, Marc Agnifilo, sebelum duduk di meja pembela.

Combs tidak diborgol atau dibelenggu dan mengenakan seragam penjara berwarna krem, sesekali mengeluarkan kacamata baca dari sakunya sambil mengintip kertas di depannya.

Jaksa berpendapat bahwa saat dipenjara, penyanyi "I'll Be Missing You" itu telah mengatur kampanye media sosial yang bertujuan mempengaruhi calon juri. Mereka menuduh bahwa Combs juga telah mencoba membocorkan materi yang ia yakini akan membantu kasusnya dan menghubungi calon saksi melalui pihak ketiga.

“Sederhananya, terdakwa tidak dapat dipercaya,” kata Slavik.

Dalam upaya mereka membebaskan Combs, pengacaranya berupaya melemahkan kekuatan bukti potensial yang penting: sebuah video pada Maret 2016 yang menunjukkan dia memukul dan menendang pacarnya saat itu, penyanyi R&B Cassie , di lorong hotel Los Angeles.

Jaksa menduga penyerangan tersebut terjadi selama "Freak Off", sebuah acara di mana mereka menuduh Combs menggunakan "kekuatan dan prestisenya" untuk membujuk para korban perempuan agar melakukan pertunjukan seksual yang diproduksi secara rumit dan menggunakan obat bius kepada para pekerja seks laki-laki.

Pengacara Combs mengatakan dalam dokumen pengadilan bahwa bukti yang baru ditemukan membantah hal itu, dan bahwa video tersebut, yang pertama kali ditayangkan di CNN pada bulan Mei, adalah "sekilas berdurasi beberapa menit ke dalam hubungan yang rumit namun telah berlangsung selama satu dekade" antara Combs dan Cassie.

Menanggapi klaim pembelaan bahwa rekaman tersebut dimanipulasi atau diambil di luar konteks, Jaksa Slavik mengatakan pihaknya tidak memiliki versi lengkap karena Combs membayar staf hotel $100.000 "agar video asli dihapus."

"Ini adalah kasus kekerasan," kata Slavik kepada Hakim Subramanian dalam permohonan terakhirnya agar Combs tetap dikurung. "Terdakwa telah melakukan kekerasan fisik, seksual, dan emosional terhadap pasangan romantisnya selama bertahun-tahun. ... Dia dipukul. Dia ditendang. Dia diseret."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.