Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berita Duka, Tanah Longsor di Padang Lawas Akibatkan Empat Orang Meninggal

📅 Minggu, 24 Nov 2024, 04:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Duka, Tanah Longsor di Padang Lawas Akibatkan Empat Orang Meninggal Doc: ANTARA/HO
Ket. Bencana tanah longsor di Kabupaten Padang Lawas pada Sabtu (23/24) dini hari mengakibatkan empat orang meninggal dunia.

Medan - Bencana tanah longsor yang melanda Desa Harang Julu, Kecamatan Ulu Sosa, Kabupaten Padang Lawas pada Sabtu dini hari mengakibatkan empat orang meninggal dunia.

Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Arpan Nasution mengatakan bencana tanah longsor dipicu curah hujan tinggi mengakibatkan korban meninggal dunia tertimpa material longsor dan luka-luka.

Dia mengatakan kejadian peristiwa naas yang terjadi wilayah itu mengakibatkan dua rumah mengalami rusak parah dan menimbulkan korban jiwa.

"Satu unit rumah warga lainnya turut rata dengan tanah akibat tertimpa material tanah longsor bencana alam itu," ujar Arpan, di Padang Lawas, Sabtu.

Adapun korban yang meninggal dunia berdasarkan laporan dari Kalaksa BPBD Padang Lawas yakni Hermandianto (40) Lila Siregar (32), Azra (7) dan Dwi (balita) yang merupakan satu keluarga.

"Untuk sejumlah warga yang tinggal di rumah yang satu lagi, masih bisa terselamatkan dan telah mendapatkan perawatan medis," kata dia.

Atas kejadian itu, pihaknya bersama pemangku kebijakan terkait telah melakukan berbagai upaya antaralain melakukan evakuasi korban dan pembersihan material dari tanah longsor tersebut.

Pihaknya juga akan memperkuat koordinasi dan melakukan mitigasi bencana guna mengantisipasi bencana susulan di wilayah itu.

Arpan mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya yang bermukim di sekitar lokasi kejadian rawan longsor dan banjir agar meningkatkan kewaspadaan dini.

Proses evakuasi para korban meninggal dunia akibat bencana alam itu melibatkan tim gabungan personel TNI - POLRI, beserta petugas BPBD Palas, dan Dinas Kesehatan Palas dan pihak lainnya.

"Apabila ada masyarakat melihat tanda - tanda akan terjadinya bencana alam longsor, dan banjir di sekitar masing - masing, agar segera memberitahukan informasi itu kepada pihak terkait," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.