Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rusak Parah, Jalur Selingkar Wilis di Pagerwojo Tulungagung Ambles Terseret Longsor

📅 Kamis, 21 Nov 2024, 09:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rusak Parah, Jalur Selingkar Wilis di Pagerwojo Tulungagung Ambles Terseret Longsor Doc: ANTARA/HO - BPBD Tulungagung
Ket. Kondisi jalan beton di jalur Selingkar Wilis rusak patah akibat tanah amblas terseret longsor saat turun hujan deras pada Rabu (20/11/2024) sore.

TULUNGAGUNG - Jalur Selingkar Wilis di Desa Samar, Tulungagung, Jawa Timur dilaporkan rusak parah dengan kondisi separuh badan jalan amblas terseret longsor yang terjadi pada Rabu (20/11) sore.

Peristiwa tanah amblas yang diawali plengsengan penahan tebing ambrol itu sempat direkam warga dan viral di media sosial.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung Setiyono di Tulungagung, Kamis (21/11), mengatakan plengsengan jalan yang amblas mencapai 50-an meter dengan ketinggian longsor mencapai 11 meter.

Insiden ini dipicu derasnya aliran air hujan yang tak mampu dialirkan sistem drainase talud.

Selain diduga salah desain konstruksi sipil, sistem pori-pori pada bangunan plengseng jalan yang belum setahun kelar dibangun itu kurang optimal dalam mengalihkan/membuang air resapan yang masuk dan mengendap di bawah tanah.

"Kami akan merekomendasikan penguatan fondasi talud serta perbaikan sistem drainase agar risiko longsor susulan bisa diminimalkan," katanya.

BPBD juga mengusulkan pemasangan pengaman tambahan berupa terasiring atau biopori yang lebih efektif di area rawan longsor.

Sebagai langkah awal, tim teknis berencana mendatangkan alat berat untuk membersihkan material longsor dan memastikan jalur kembali aman untuk kendaraan roda empat.

Longsor ini berdampak pada aktivitas warga. Petani kesulitan mendistribusikan hasil panen, dan beberapa kendaraan terpaksa memutar jauh melalui jalur alternatif.

"Kami terus memantau kondisi wilayah, karena curah hujan tinggi masih berpotensi memicu longsor di area lain," tambah Setiyono.

Sebagai bagian dari mitigasi bencana, BPBD juga akan mengedukasi masyarakat mengenai pemantauan gejala awal longsor, seperti retakan tanah dan perubahan aliran air guna meningkatkan kesiapsiagaan di kawasan perbukitan.

Selain longsor, hujan deras di wilayah Tulungagung pada hari yang sama juga menyebabkan banjir di Desa Notorejo dan pohon tumbang di Kedungwaru serta Kauman.

BPBD memastikan upaya penanganan di semua lokasi terdampak berlangsung intensif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.