Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekspor Ditargetkan Tumbuh 7 Persen dalam Lima Tahun

📅 Selasa, 19 Nov 2024, 14:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekspor Ditargetkan Tumbuh 7 Persen dalam Lima Tahun Doc: ANTARA/Maria Cicilia Galuh
Ket. Kepala Badan Kebijakan Perdagangan (BK Perdag) Fajarini Puntodewi saat menghadiri Gambir Trade Talk di Jakarta, Selasa (19/11/2024).

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan pertumbuhan ekspor dalam lima tahun ke depan mencapai 7,1 persen hingga 9,6 persen.

Kepala Badan Kebijakan Perdagangan (BK Perdag) Fajarini Puntodewi mengatakan capaian tersebut merupakan upaya Kemendag untuk mendukung target Presiden Prabowo Subianto mencapai pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen.

"Tahun depan itu kita targetkan sebesar 7,1 persen. Jadi mendukung pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen sampai di akhir periode 2029 mencapai 8 persen, dengan target pertumbuhan ekspor 9,6 persen, jadi antara 7 persen hingga 9,6 persen," ujar Puntodewi dalam Gambir Trade Talk di Jakarta, Selasa (19/11).

Puntodewi menyampaikan, target tersebut sangatlah besar. Namun, dia optimistis target ini akan tercapai mengingat ekspor Indonesia terus mengalami pertumbuhan.

Data Kemendag mencatat, nilai ekspor Indonesia periode Januari-September 2024, mencapai 192,85 miliar dolar AS atau naik 0,32 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara, neraca perdagangan Indonesia pada September 2024 membukukan surplus sebesar 3,26 miliar dolar AS. Angka ini lebih tinggi dibandingkan surplus Agustus 2024 yang sebesar 2,78 miliar dolar AS.

Surplus neraca perdagangan tersebut meneruskan tren surplus selama 53 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

"Jadi kita optimis ya, optimis bahwa di akhir tahun 2024 target neraca perdagangan surplus tetap tercapai dan juga masih terjadi peningkatan ekspor," kata Puntodewi.

Untuk mewujudkan target tersebut, Kemendag akan memanfaatkan perjanjian perdagangan yang telah dilakukan dengan beberapa mitra. Menurut Puntodewi, tren ekspor Indonesia meningkat dengan negara-negara yang memiliki perjanjian perdagangan bebas.

Selain itu, Kemendag juga akan melakukan diversifikasi pasar untuk memperluas pangsa pasar produk Indonesia secara global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.