Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bentrokan di Pakistan, 8 Tentara Tewas, 7 Polisi Diculik

📅 Selasa, 19 Nov 2024, 12:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bentrokan di Pakistan, 8 Tentara Tewas, 7 Polisi Diculik Doc: Arab News/AFP
Ket. Tentara Pakistan berjaga-jaga untuk mengantisipasi para pendukung mantan Perdana Menteri Imran Khan di tengah aksi protes di Islamabad pada 6 Oktober 2024.

PESHAWAR - Delapan tentara tewas dan tujuh polisi diculik dalam serangan terpisah di barat laut Pakistan, kata pejabat polisi dan intelijen pada Selasa (19/11). 

Bentrokan hari Senin (18/11) mengakibatkan tewasnya "delapan tentara" dan "sembilan militan" di wilayah Tirah, provinsi Khyber-Pakhtunkhwa, kata seorang perwira intelijen yang tidak mau disebutkan namanya. 

Taliban Pakistan (TTP) mengaku bertanggung jawab. 

Dalam serangan terpisah di provinsi tersebut, "tujuh petugas polisi diculik" di sebuah pos pemeriksaan, kata seorang pejabat senior polisi, yang juga berbicara secara anonim.

"Para penyerang juga merampas senjata milik pejabat," imbuhnya. 

Pejabat polisi lainnya, Muhammad Zia ud-Din, mengonfirmasi insiden tersebut.

Pakistan telah menyaksikan peningkatan serangan oleh TTP di perbatasannya dengan Afghanistan.  

Kelompok ini membunuh 10 petugas polisi pada tanggal 25 Oktober. 

Serangan kelompok Islamis atau separatis terhadap pasukan keamanan Pakistan terjadi di tempat lain di negara berpenduduk 240 juta jiwa ini.

Pada hari Sabtu, tujuh tentara tewas oleh separatis di provinsi Balochistan barat daya Pakistan, seminggu setelah pengeboman oleh kelompok yang sama menewaskan 26 orang, termasuk 14 tentara, di sebuah stasiun kereta api di ibu kota provinsi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.