Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Karya A.A. Navis Cocok untuk Peserta Didik

📅 Senin, 18 Nov 2024, 13:20 WIB | Oleh:
Karya A.A. Navis Cocok untuk Peserta Didik Doc: Muhamad Marup
Ket. Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Kemendikdasmen, Ganjar Harimansyah (tengah) dan Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Perpusnas RI, Adin Bondar, dalam pembukaan Pameran 100 Tahun A.A. Navis, di Jakarta, Senin (18/11).

JAKARTA - Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Ganjar Harimansyah, menyatakan, karya A.A. Navis cocok untuk peserta didik. Menurutnya, karya-karya A.A. Navis seperti Robohnya Surau Kami juga sudah masuk dalam kurikulum.

"Jadi di kurikulum juga silakan karya AA navis direkomendasikan," ujar Ganjar, dalam pembukaan Pameran 100 Tahun A.A. Navis, di Jakarta, Senin (18/11).

Dia menerangkan, salah satu karya A.A. Navis bisa dikelompokan ke dalam jenjang SMP dan SMA. Karya tersebut memiliki muata sosial yang cocok untuk merangsang pembelajaran bagi siswa.

"Jadi buku A.A. Navis beberapa cerpennya cocok untuk anak SMP dan kalau dibahas secara mendalam sosiologinya juga cocok untuk SMA," katanya.

Sebagai informasi, Haji Ali Akbar Navis atau A.A. Navis (17 November 1924 – 22 Maret 2003) adalah seorang sastrawan, kritikus budaya, dan politikus Indonesia asal Sumatera Barat. Peringatan 100 tahun hari lahir A.A. Navis juga sudah ditetapkan sebagai perayaan internasional Unesco pada Sidang Umum Unesco ke-42 pada November 2023 lalu.

Ganjar mengungkapkan, peringatan 100 Tahun A.A. Navis merupakan simbolisasi perlunya sastrawan yang tidak hanya memperkaya khasanah sastra, tapi pemikiran hebat, salah satu contohnya pemikiran terkait gender. Pameran 100 Tahun A.A. Navis akan berlangsung pada 17-28 November 2024, di Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia.

"Nanti tanggal 28 November akan ada seminar nasional peluncuran buku kumpulan tulisan hasil penelitian yang bekerja sama dengan Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia," ucapnya.

Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Perpusnas RI, Adin Bondar, menyebut, berbagai ide dan gagasan kritik sosial serta kritik budaya dalam karyanya merupakan hal fundamental dan patut dirayakan. Dengan demikian, A.A. Navis memberi warisan kreativitas berpikir dalam rangka pembangunan nasional yang masih relevan sampai sekarang.

"Rekonstruksi pemikiran beliau perlu kita diseminasi kepada generasi muda, sehingga mereka memiliki pandangan serupa," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.