Penyintas Penyakit Jantung Perlu Lakukan Pemeriksaan Secara Mandiri
📅 Selasa, 12 Nov 2024, 19:52 WIB | Oleh: Haryo BronoPerangkat Omron Complete menggabungkan fungsi pemantauan tekanan darah dan Elektrokardiogram (EKG). Selain mendeteksi hipertensi, perangkat ini juga mampu mengenali gejala Atrial Fibrillation (AFib), kelainan irama jantung tidak teratur yang dapat meningkatkan risiko stroke, serta aritmia, gangguan irama jantung yang dapat memengaruhi cara jantung memompa darah.
AFib sering disebut silent killer karena gejalanya sering tidak disadari hingga terjadi stroke, menekankan pentingnya kesadaran dan pemantauan proaktif. Kondisi ini meningkatkan risiko stroke pada penderita AFib hingga lima kali lipat dibandingkan mereka yang memiliki irama jantung normal.
Dengan desain yang ringkas dan fitur yang mudah digunakan, Omron Complete sangat praktis digunakan, bahkan oleh kalangan non-medis.
Penyintas serangan jantung dapat memanfaatkan fungsi pengukur tekanan darah untuk memastikan agar tekanan darah ideal dan kesehatan jantung mereka tetap terjaga. Para anggota keluarga para penyintas juga dapat memanfaatkan fungsi alat ukur tekanan darah dan EKG dari perangkat ini agar terhindar dari penyakit jantung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Marketing Manager Omron Healthcare Indonesia Fanny Himawan menjelaskan, perangkat Omron Complete dirancang untuk memberi kemudahan dalam pemantauan kesehatan dengan konektivitas ke aplikasi Omron Connect. Data yang tersimpan di aplikasi memudahkan pengguna untuk memantau kondisi kesehatan secara rutin, dan membagikannya dengan dokter secara real- time.
“Langkah ini memberi kemudahan dan kenyamanan, serta mendukung dokter untuk membuat keputusan yang lebih tepat dalam pengelolaan kesehatan jantung mereka,” ungkapnya,
Konektivitas antara alat ukur tekanan darah dengan aplikasi penyimpan data memudahkan penyintas, keluarga atau perawat, dan juga tenaga medis dalam mendapatkan gambaran terkait hasil ukur, sehingga memudahkan penanganan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Omron Complete memberi data yang mendetil, namun pengguna tetap perlu berkonsultasi dengan dokter guna memahami kondisi mereka secara komprehensif, terutama jika merasakan ketidaknyamanan. Penyintas serangan jantung dapat memanfaatkan fungsi pengukuran tekanan darah dan EKG untuk memastikan tekanan darah tetap berada pada level ideal dan menjaga kesehatan jantung mereka.
“Anggota keluarga penyintas juga dapat menggunakan fungsi pengukuran tekanan darah dan EKG dari perangkat ini untuk memantau irama jantung sebagai Langkah pencegahan dini, khususnya jika terdeteksi gejala Afib,” kata Fanny.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!