Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Sejumlah Bandara Kembali Ditutup

📅 Minggu, 10 Nov 2024, 11:30 WIB | Oleh:
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Sejumlah Bandara Kembali Ditutup Doc: Dok. Istimewa
Ket. Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali erupsi

JAKARTA - Sehubungan terjadinya Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki pada Sabtu (9/11) 2024 08.50 WITA maka AirNav Indonesia mengeluarkan peringatan untuk menutup sejumlah bandara di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia, Hermana Soegijantoro mengatakan bahwa gunung berstatus Level IV Awas ini meletus dengan tinggi kolom abu teramati 6 kilometer (km) dari puncak gunung. Saat meletus, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut. 

"Adapun terhadap bandara - bandara yang terdampak, AirNav Indonesia telah mengeluarkan nomor ASHTAM :  VAWR 0473 untuk melakukan penghentian sementara aktivitas penerbangan," kata Hermana dalam keterangan tertulisnya, Minggu (10/11).

Ia menambahkan untuk bandara-bandaranya adalah detail NOTAM A3354/24 Penutupan Bandara Internasional Komodo hingga pukul 20.00 WITA. NOTAM C 1800/24 Penutupan Bandara H. Hasan Ende hingga 11 November 2024 pukul 06.00 WITA.

Selanjutnya, kata Hermana, NOTAM C 1801/24 Penutupan Bandara Bajawa hingga pukul 17.00 WITA, NOTAM C 1802/24 Penutupan Bandara Frans Sales Lega hingga pukul 13.00 WITA, dan NOTAM C 1803/24 Penutupan Bandara Fransiskus Xaverius Seda hingga Senin 11 November 2024 sd pukul 06.00 WIB.

"Dari data sementara, terdapat total 4 penerbangan dari dan menuju Bandara El Tari Kupang, 24 penerbangan cancel dan 4 penerbangan postponed di Bandara Komodo; 2 penerbangan di bandara Frans Seda 2 penerbangan, dan Bandara Frans Lega juga 9 penerbangan," katanya.

Hermana juga mengatakan bahwa AirNav Indonesia akan terus memonitor dan bersinergi dengan seluruh stakeholders terkait untuk informasi terupdate dan dampak erupsi Gunung Lewotobi laki laki untuk keselamatan dan keamanan penerbangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.