Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Ponorogo hentikan penyaluran air bersih ke wilayah kekeringan

📅 Minggu, 10 Nov 2024, 22:45 WIB | Oleh:
BPBD Ponorogo hentikan penyaluran air bersih ke wilayah kekeringan Doc: ANTARA/HO-BPBD Ponorogo
Ket. Petugas BPBD saat melakukan droping air bersih di wilayah yang mengalami kekeringan di Ponorogo.

Ponorogo, Jatim - BPBD Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menghentikan distribusi air bersih untuk sejumlah wilayah terdampak kekeringan dengan pertimbangan sebagian besar sumber air bawah tanah warga berangsur pulih seiring datangnya musim hujan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Agung Prasetyo, Minggu, mengungkapkan, penghentian pengiriman yang efektif dilakukan sejak Rabu (6/11) itu meliputi tujuh kecamatan, 19 desa, dan 24 dukuh yang sebelumnya bergantung pada bantuan air bersih akibat kekeringan berkepanjangan sejak pertengahan tahun.

"Hasil asesmen kami menunjukkan beberapa sumber mata air mulai kembali mengalir, meski debitnya masih terbatas," kata Agung.

Menurut dia, kondisi ini sudah memungkinkan warga untuk memenuhi kebutuhan air dasar secara mandiri.

Agung menjelaskan, selain meningkatnya debit mata air, medan licin di wilayah perbukitan juga menjadi faktor penting penghentian distribusi air.

"Medan licin saat hujan bisa mengancam keselamatan tim distribusi air bersih. Setelah mempertimbangkan aspek keamanan dan efisiensi, distribusi dihentikan," tambahnya.

Sejak Juli hingga awal November BPBD Ponorogo telah mengirimkan sekitar 1,554 juta liter air bersih ke sejumlah titik kekeringan.

Distribusi ini difokuskan ke daerah-daerah dengan tingkat kekeringan kritis, termasuk Dukuh Bedog dan Dukuh Tengah di Desa Wates, Kecamatan Slahung, serta Desa Pangkal di Kecamatan Sawoo.

Menurut data BPBD, daerah-daerah tersebut mengalami kesulitan mendapatkan sumber air utama karena letaknya di perbukitan dan jauhnya sumber mata air dari pemukiman warga.

Tak hanya BPBD, penyaluran air bersih di Ponorogo juga mendapat dukungan dari beberapa instansi pemerintah lain, lembaga swadaya masyarakat, dan komunitas relawan.

"Tercatat distribusi lebih dari 1,5 juta liter air bersih khusus dari BPBD, di luar bantuan dari lembaga dan komunitas lain yang juga berperan aktif dalam penanganan kekeringan," kata Agung.

Dengan berakhirnya musim kekeringan, BPBD Ponorogo kini fokus pada mitigasi bencana hidrometeorologi, terutama mengantisipasi potensi banjir dan tanah longsor yang sering terjadi di beberapa wilayah Ponorogo saat musim hujan.

Agung menambahkan, BPBD juga sedang mempersiapkan koordinasi lintas instansi dan desa-desa rawan bencana guna memastikan kesiapan alat, jalur evakuasi, dan peningkatan kapasitas personel di lapangan.

"Musim hujan kali ini menjadi ujian baru setelah musim kering yang panjang. Kami harap dengan persiapan yang matang, BPBD dan masyarakat dapat menghadapi cuaca ekstrem dengan baik," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Perubahan APBD Tahun Ini Ditetapkan

54 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Perubahan APBD Tahun Ini Di...
Megapolitan
Siap-siap Hadapi Bencana Hi...
Daerah
Jeda Internasional Dimanfaa...

Formula 1 Pangkas Jarak Balapan Mulai 2027

1 jam lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Formula 1 Pangkas Jarak Bal...

Antikorupsi Diedukasikan kepada para Aparatur Desa Bogor

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Antikorupsi Diedukasikan ke...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.