Peduli Keselamatan, Instansi Ini Dapat Penghargaan dari Kemenhub
📅 Sabtu, 09 Nov 2024, 10:15 WIB | Oleh: Mohammad Zaki Alatas
Doc: Dok. Humas Ditjen Hubdat
JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat memberikan apresiasi kepada insan keselamatan jalan pada puncak Pekan Nasional Keselamatan Jalan (PNKJ) 2024 yang digelar di Jakarta pada Jumat (8/11) dengan tema Lintas Batas (Langkah Pintar dan Cerdas Berkendara untuk Keselamatan Lalu Lintas).
"Pekan Nasional Keselamatan Jalan menjadi solusi dalam rangka mencegah daripada mengobati suatu kecelakaan. Ini merupakan upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang perlu dilakukan secara bersama-sama dengan instansi yang lainnya," ujar Wakil Menteri Perhubungan Suntana di Jakarta, Jumat (8/11).
Berdasarkan data korlantas polri sebagian besar kecelakaan lalu lintas terjadi karena faktor human error atau kesalahan pengemudi. Selain itu juga sesuai amanah RUNK LLAJ pada pilar ke tiga, Kementerian Perhubungan wajib menciptakan kendaraan berkeselamatan.
Kegiatan PNKJ sejalan dengan kampanye keselamatan dunia yang dikeluarkan oleh World Health Organization (WHO) dengan tujuan untuk menurunkan fatalitas kecelakaan lalu lintas di Indonesia dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.
"Penting bagi kita melibatkan masyarakat dalam melakukan edukasi dan sosialisasi keselamatan jalan. Jangan jadikan masyarakat sebagai objek saja. Maka kita perlu mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama mendukung keselamatan jalan sebagaimana yang kita lakukan dengan memberikan apresiasi kepada insan keselamatan jalan," Suntana menambahkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejalan dengan hal itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Irjen Pol Risyapudin Nursin mengatakan di Indonesia kondisi keselamatan jalan masih menjadi ancaman nyata sehingga sepatutnya menjadi perhatian serius kita bersama.
"Berdasarkan data Kepolisian RI pada tahun 2023, korban meninggal dunia akibat kecelakaan mencapai 27.895 jiwa dengan jumlah kejadian laka sebanyak 152.008 kejadian," paparnya.
Lebih lanjut, ini merupakan kegiatan yang dilakukan setiap tahun sejak tahun 2007 oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat berkolaborasi dengan 33 Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) di seluruh Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun, rangkaian acara PNKJ Tahun 2023 adalah sebagai berikut:
1. Media Briefing kepada Media tentang pelaksanaan PNKJ Tahun 2024;
2. Kick-Off, sebagai awal pelaksanaan PNKJ Tahun 2024;
3. Safari Keselamatan, dengan kegiatan edukasi dan sosialisasi keselamatan di beberapa lokasi serta mengajak masyarakat umum untuk merasakan experience perjalanan menggunakan transportasi umum yang aman, nyaman dan selamat dari Malang menuju Bandung;
4. Rangkaian terakhir adalah Gelar Apresiasi Keselamatan Jalan.
Penerima Gelar Apresiasi Keselamatan Jalan
Pemerintah Daerah yang berperan aktif dalam mendukung Gerakan Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD) :
Kabupaten Tulungagung
Kota Salatiga
Kabupaten Bandung
Kota Balikpapan
Kabupaten Kampar
Satuan Pendidikan yang berperan aktif dalam implementasi gerakan SALUD :
KB/TK Batik Kalangbret Kab. Tulungagung
TK Realfunrainbow Kota Salatiga
TK Assakinah Kubang Jaya Kab. Kampar
TK Permata Bunda Kab. Bandung
TKIT Al Auliya 2 Kota Balikpapan
3. Mitra Kerja yang berkomitmen dalam mendukung program aksi dan budaya keselamatan jalan bagi masyarakat :
PT. Astra Honda Motor
PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing
Marzano Helmet
PT. Jasa Raharja (Persero)
4. Unit Pelaksana Teknis yang berperan aktif dalam mendukung gerakan SALUD :
BPTD Kelas II Kalimantan Selatan
BPTD Kelas II Jawa Timur
BPTD Kelas II Kalimantan Timur
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!