Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Australia Akan Larang Anak-anak Gunakan Media Sosial

📅 Jumat, 08 Nov 2024, 02:25 WIB | Oleh:
Australia Akan Larang Anak-anak Gunakan Media Sosial Doc: AFP/Armend NIMANI
Ket. Seorang remaja perempuan di Kosovo menggunakan telepon pintar untuk melihat media sosial pada 22 Oktober lalu. Pada Kamis (7/11), PM Australia mengumumkan bahwa ia berjanji untuk melarang anak-anak di bawah usia 16 tahun menggunakan media sosial.

SYDNEY - Perdana Menteri Australia pada Kamis (7/11) berjanji untuk melarang anak-anak di bawah usia 16 tahun menggunakan media sosial, dengan mengatakan bahwa pengaruh jangka panjang dari platform seperti Facebook dan TikTok dapat menimbulkan bahaya nyata bagi anak-anak.

PM Anthony Albanese pun mengatakan bahwa raksasa teknologi akan bertanggung jawab dalam menegakkan batasan usia dan menghadapi denda besar jika regulator mendapati anak-anak bisa menggunakan media sosial.

“Ini untuk para ibu dan ayah. Media sosial benar-benar membahayakan anak-anak dan saya akan segera menghentikannya,” kata PM Albanese kepada wartawan di luar gedung parlemen.

“Tanggung jawab berada di tangan platform media sosial untuk menunjukkan bahwa mereka mengambil langkah-langkah yang wajar untuk mencegah akses (bagi anak-anak), bukan pada orang tua atau kaum muda,” imbuh dia.

Australia merupakan salah satu negara pelopor yang berupaya “membersihkan” media sosial dan batasan usia yang diusulkan akan menjadi salah satu tindakan paling ketat di dunia yang ditujukan terhadap anak-anak.

Undang-undang baru tersebut rencananya akan disampaikan kepada para pemimpin negara bagian dan teritori pekan ini, sebelum diperkenalkan ke parlemen pada akhir November. Setelah disahkan, platform teknologi akan diberikan masa tenggang satu tahun untuk memikirkan cara menerapkan dan menegakkan larangan tersebut.

Serangkaian pengecualian akan dibahas untuk platform seperti YouTube yang mungkin perlu digunakan remaja untuk pekerjaan sekolah atau alasan lainnya. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Jakut Tertibkan Bang...
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.