Tingginya Kadar Omega-3 dan Omega-6 dapat Melindungi Kita dari Kanker
📅 Kamis, 07 Nov 2024, 06:10 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Paul Faith/AFP
Sebuah studi terkini menunjukkan bahwa asam lemak Omega-3 dan Omega-6 yang lebih tinggi dapat membantu menangkal berbagai jenis kanker.
Selain menurunkan kolesterol, menjaga kesehatan otak, dan meningkatkan kesehatan mental, penelitian baru dari Universitas Georgia menunjukkan asam lemak Omega-3 dan Omega-6 dapat membantu menangkal berbagai jenis kanker.
Studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Cancer baru-baru ini mengandalkan data dari lebih dari 250.000 orang dan menemukan bahwa kadar asam lemak Omega-3 dan Omega-6 yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena kanker.
“Kadar Omega-3 dan Omega-6 yang lebih tinggi dikaitkan dengan tingkat kanker yang lebih rendah,” kata Yuchen Zhang, penulis utama studi dan mahasiswa doktoral di Fakultas Kesehatan Masyarakat University of Georgia (UGA). “Temuan ini menunjukkan bahwa rata-rata orang harus fokus untuk mendapatkan lebih banyak asam lemak ini dalam makanan mereka,” imbuh dia seperti dilansir dari laman Science Daily edisi Senin (4/11) lalu.
Partisipan dengan kadar Omega-3 yang lebih tinggi memiliki tingkat kanker pada organ usus besar, perut, dan paru-paru yang lebih rendah, selain tingkat kanker saluran pencernaan lainnya yang lebih rendah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kadar Omega-6 yang tinggi juga menyebabkan tingkat 14 kanker yang lebih rendah, termasuk pada organ otak, melanoma ganas, kandung kemih, dan banyak lagi. Kesimpulannya adalah lemak sehat dapat mengurangi risiko terkena 19 jenis kanker.
Studi ini mengandalkan data dari sebuah studi yang dilakukan di Inggris Raya terhadap lebih dari 250.000 orang yang diteliti selama lebih dari satu dekade. Dari peserta tersebut, hampir 30.000 orang mengembangkan beberapa bentuk kanker selama periode studi.
Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan hubungan antara kadar asam lemak dan risiko terkena kanker. Namun, tidak ada penelitian yang dapat menentukan secara pasti apakah asam lemak Omega-3 dan Omega-6 mengurangi tingkat kanker atau meningkatkan kemungkinan bertahan hidup setelah didiagnosis kanker.
Sebaiknya Anda baca juga:
Yang penting, manfaat asam lemak tingkat tinggi tidak bergantung pada faktor risiko lain seperti indeks massa tubuh (body mass index/BMI), penggunaan alkohol, atau aktivitas fisik.
Selain itu asam lemak Omega-3 dan Omega-6 yang juga dikenal sebagai lemak sehat, ternyata sangat penting bagi kesehatan manusia. Asam lemak ini terdapat dalam ikan berlemak, kacang-kacangan, dan bahkan beberapa minyak nabati seperti minyak kanola.
Tetapi kebanyakan orang Amerika Serikat mungkin tidak mengkonsumsi makanan ini cukup untuk mencapai jumlah yang disarankan. Itulah sebabnya banyak orang beralih ke suplemen minyak ikan.
Suplemen ini merupakan salah satu pil diet paling populer di pasaran dan tentu saja ada alasannya. Penelitian sebelumnya menunjukkan suplemen Omega-3 dapat mengurangi risiko timbulnya kolesterol tinggi dan menurunkan risiko penyakit jantung.
Namun keputusan untuk mengkonsumsi pil minyak ikan yang populer bukanlah keputusan yang cocok untuk semua orang.
Dalam penelitian saat ini, misalnya, para peneliti menemukan bahwa kadar Omega-3 yang tinggi dapat dikaitkan dengan risiko kanker prostat yang sedikit lebih tinggi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!