Hadapi Nataru, 14 Kapal PELNI Dilakukan Penyesuaian Rute
📅 Kamis, 07 Nov 2024, 17:26 WIB | Oleh: Mohammad Zaki Alatas
Doc: Dok. Pelni
JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) akan melakukan penyesuaian 14 rute kapal selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Penyesuaian rute ini dibahas PELNI bersama Kementerian Perhubungan.
Hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Hartanto, Direktur Perkapalan dan Kepelautan Hendri Ginting, Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI Nuraini Dessy, serta Direktur Armada dan Teknik PELNI Robert MP Sinaga.
Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI Nuraini Dessy menyebutkan, periode Nataru untuk PELNI akan dihitung sejak 11 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025. Selama periode tersebut, ia menyebut seluruh armada kapal PELNI akan beroperasi demi kelancaran arus Nataru.
"Seluruh kapal penumpang PELNI sudah menjalani docking dan siap menjalankan sesuai rute penugasan selama Nataru," kata Dessy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/11).
Adapun penyesuaian rute kapal penumpang ini, tambah Dessy, dilakukan sebagai antisipasi lonjakan penumpang di pelabuhan-pelabuhan tertentu. Sebagai contoh, KM Gunung Dempo akan mendapatkan tambahan rute untuk singgah di Ambon selama periode Nataru 2024/2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Rute reguler KM Gunung Dempo tidak singgah di Ambon, tapi karena setiap Nataru penumpang naik dari Ambon selalu tinggi, maka kita masukkan Dempo untuk mengurangi kepadatan kapal lainnya," terang Dessy. Rute regular KM Gunung Dempo sendiri adalah Tg Priok - Surabaya - Makassar - Sorong - Manokwari - Wasior - Nabire - Jayapura.
Dessy mengingatkan kepada calon penumpang kapal PELNI untuk dapat memperhatikan penyesuaian rute ini dan merencanakan perjalanannya dengan baik sejak jauh hari.
"Jangan sampai kehabisan tiket," tegasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berikut daftar kapal beserta penyesuaian rute tambahan selama periode Nataru 2024/2025 PT PELNI (Persero).
1. KM. Gunung Dempo :
Deviasi Ambon untuk antisipasi angkutan nataru ruas Papua Port tujuan Ambon PP.
2. KM. Dobonsolo :
Deviasi Manokwari untuk antisipasi angkutan nataru ruas Manokwari tujuan Ambon PP.
3. KM. Ciremai :
Deviasi Ambon, Sorong, Manokwari, Biak, Serui, Jayapura untuk antisipasi angkutan nataru ruas Papua Port tujuan Ambon PP.
Penyesuaian operasi Trayek 2025.
4. KM. Nggapulu :
Deviasi Tual, Dobo, Kaimana, Fak-Fak, Sorong untuk antisipasi angkutan nataru ruas Maluku Port PP dan tujuan Fak-Fak, Sorong PP.
Deviasi Namlea, Ternate, Bitung untuk antisipasi angkutan nataru ruas Ambon-Ternate-Bitung PP.
Deviasi Batam, Belawan untuk antisipasi angkutan nataru ruas Batam tujuan Belawan PP.
Penyesuaian operasi Trayek 2025.
5. KM. Labobar :
Deviasi Ternate, Bitung untuk penyesuaian operasi persiapan reroute nataru.
Deviasi Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Serui, Biak, Jayapura untuk antisipasi angkutan nataru pada ruas Ambon tujuan Papua
Port PP.
Deviasi Namlea, Sorong, Manokwari, Nabire, Fak-fak untuk antisipasi angkutan nataru pada ruas Maluku Port tujuan Papua Port PP.
Penyesuaian operasi Trayek 2025.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!