Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Jangan Khawatir, RS Polri Tak Batasi Waktu Identifikasi Korban Kebakaran Pabrik Bekasi

📅 Minggu, 03 Nov 2024, 02:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Jangan Khawatir, RS Polri Tak Batasi Waktu Identifikasi Korban Kebakaran Pabrik Bekasi Doc: ANTARA/Mentari Dwi Gayati
Ket. Kepala Bidang DVI Rodokpol Pusdokkes Polri Kombes Pol Ahmad Fauzi memberikan keterangan pers di RS Polri Jakarta Timur, Sabtu (2/11/2024).

Jakarta - Rumah Sakit Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri (RS Polri) menyatakan pihaknya tidak membatasi masa operasi identifikasi korban kebakaran pabrik PT Jati Perkasa Nusantara di Kota Bekasi, Jawa Barat, yang terjadi pada Jumat (1/11/2024).

Kepala Bidang DVI Rodokpol Pusdokkes Polri Kombes PolAhmad Fauzi mengatakan bahwa kondisi jenazah korban yang diterima sudah tidak bisa diidentifikasi secara visual, sehingga pemeriksaan melalui DNA menjadi pilihan utama.

"Masa operasi DVI tentu saja kita inginnya cepat-cepat ya, namun tentu saja kita tidak boleh mengesampingkan ketepatan. Jadi, yang kita lakukan adalah semaksimal mungkin sehingga waktunya belum tahu sampai kapan," kata Fauzi dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu.

Fauzi meminta para keluarga korban untuk bersabar karena pemeriksaan melalui DNA membutuhkan waktu yang cukup lama dengan memeriksa sidik jari dan gigi.

Sejauh ini, RS Polri telah mengumpulkan 23 sampel post mortem dari 11 kantong jenazah dan satu buah wadah berisi potongan badan.

Kemudian, RS Polri juga mengambil 12 sampel DNA pembanding antemortem dari sembilan keluarga yang melaporkan korban hilang.

Polisi pun mengimbau keluarga, kerabat dan rekan korban yang masih ingin menambahkan informasi data orang hilang yang sudah diberikan sebelumnya, untuk melapor ke posko antemortem DVI RS Polri.

Pada Sabtu ini, tim DVI postmortem memonitor perkembangan TKP untuk mengantisipasi jika ada penambahan jumlah korban yang akan dikirimkan ke rumah sakit.

Sementara itu, tim antemortem melakukan pendalaman data antemortem dari keluarga korban termasuk pada Sabtu pagi telah menerima sampel "direct DNA" yang dibawa oleh keluarga korban.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi Priadi Santoso menyebutkan hingga kini sembilan orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

19 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...

Harga Telur di Tingkat Pengecer di Kabupaten Lebak Turun

25 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...

4 Tempat Usaha Don Ritto Mulai Disisir Petugas Kejagung

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...

Warga Akan Lebih Sehat Bila Tinggal di Rumah yang Layak Huni

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Warga Akan Lebih Sehat Bila...

ASN Yang Segera Memasuki Masa Pensiun Perlu Persiapan

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.