Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN Dorong Penerapan Energi Bersih Capai Target NZE

📅 Kamis, 31 Okt 2024, 08:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
PLN Dorong Penerapan Energi Bersih Capai Target NZE Doc: Antara/Suriani Mappong
Ket. Salah satu pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT) dari tenaga bayu di PLTB Tolo di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

MAKASSAR - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat mendorong penerapan energi bersih dengan listrik ramah lingkungan berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk mencapai target pemerintah mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060.

"Saat ini sudah ada beberapa pulau di Sulawesi Selatan yang telah menikmati energi bersih yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)," kata MW," kata General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Selatan, Budiono di Makassar, Rabu (30/10).

Dia mengatakan, potensi EBT di Sulsel cukup besar dari sejumlah jenis EBT seperti tenaga surya, bayu, air, gas bumi dan sebagainya. Khusus tenaga surya, sejumlah pulau di Kabupaten Pangkep, Kepulauan Selayar, Sinjai, Bone, Takalar dan Kota Makassar sudah menikmatinya.

Bahkan inovasi terbaru PLN dengan menghadirkan listrik tenaga surya dinamakan SuperSUN itu sudah terpasang 344 unit tersebar di Kepulauan Kabupaten Pangkep, Kepulauan di Kabupaten Sinjai, Kabupaten Luwu Utara dan pulau di Kabupaten Bulukumba.

Lebih jauh dijelaskan, SuperSUN adalah pembangkit listrik karya anak bangsa yang ditenagai surya individual dengan daya 900 Volt Ampere (VA) dilengkapi kWh meter prabayar.

Sistem ini terdiri dari PV Panel berkapasitas 440 Wp - 700 Wp dan baterai berkapasitas 2 kWh. Listrik sendiri merupakan faktor penting dalam peningkatan produktivitas masyarakat. Hal itu utamanya msyarakat pesisir yang semula hanya menggunakan litrik untuk penerangan, namun dengan adanya pembangkit SuperSUN kini sudah bisa membuat es yang diproduksi dengan menggunakan lemari es.

Hal itu dibenarkan oleh warga Pulau Saugi di Kabupaten Pangkep, Rahmatia.

Dia mengatakan, kalau sebelumnya hanya dapat menikmati listrik pada malam hari saja, kini sudah bisa menikmati juga hari, sehingga sudah bisa memiliki lemari pendingin atau kulkas dan dapat digunakan untuk membuat es bahan jualan.

"Sekarang sudah bisa jualan es untuk anak-anak sekolah dan ini bisa jadi tambahan penghasilan keluarga," kata penerima manfaat ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.