Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Kolaborasi, Yogyakarta Raih Penghargaan Penurunan Stunting Kategori Sangat Baik

📅 Kamis, 31 Okt 2024, 00:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Yogyakarta Raih Penghargaan Penurunan Stunting Kategori Sangat Baik Doc: ANTARA/HO-Polresta Yogyakarta
Ket. Penjabat Wali Kota Yogyakarta Sugeng Purwanto menerima piagam penghargaan untuk Pemkot Yogyakarta atas dukungan penurunan stunting dengan kategori sangat baik yang diserahkan oleh Wakil Gubernur DIY Paku Alam X di Yogyakarta, Rabu (30/10/2024).

Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta memperoleh penghargaan dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai daerah yang mendukung penurunan stunting dengan kategori sangat baik.

Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X kepada Penjabat Wali Kota Yogyakarta Sugeng Purwanto dalam Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting DIY di Yogyakarta, Rabu.

"Kami apresiasi dan juga boleh berbangga bahwa penanganan stunting yang dilaksanakan oleh teman-teman ini sangat masif. Angkanya (prevalensi stunting) juga turun, sehingga hari ini kita diberikan penghargaan," ujar Sugeng Purwanto.

Penghargaan itu juga berdasarkan pada penilaian kinerja kabupaten/kota dalam pelaksanaan delapan aksi konvergensi intervensi penurunan stunting terintegrasi di DIY tahun 2023.

Berdasar penilaian, Pemkot Yogyakarta memperoleh skor 193,6 berdasarkan penilaian kinerja dalam pelaksanaan delapan aksi konvergensi intervensi penurunan stunting terintegrasi di DIY.

Menurut Sugeng, indikasi kesehatan masyarakat dan generasi penerus yang baik ditandai dengan semakin kecilnya angka stunting.

Dengan penghargaan tersebut, dia berharap penurunan bisa mendekati atau setidaknya sama dengan target angka stunting nasional yakni sekitar 14 persen.

"Kami yakin kalau semua rekan-rekan, petugas dan lapisan masyarakat saling kolaborasi, komunikasi dan mempunyai komitmen yang sama target itu bukan mustahil untuk dicapai oleh Pemkot Yogyakarta," kata dia.

Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X mengatakan angka prevalensi stunting di DIY mengalami kenaikan dari 16,4 persen pada 2022 menjadi 18 persen pada 2023.

Hal itu menjadi tantangan besar bagi semua, termasuk Tim Percepatan dan Penurunan Stunting (TPPS) DIY yang berkomitmen menurunkan angka stunting sesuai target 14 persen pada akhir 2024.

"Pemda tidak bisa sendirian. Besar harapan kami dengan adanya penguatan kolaborasi pentaheliks mempunyai peran dalam penanganan stunting sesuai dengan tugas dan fungsi dan peran kita kolaborasikan," kata Paku Alam X.

Sementara itu Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Aan Iswanti menyebut angka prevalensi stunting di Kota Yogyakarta per September 2024 sekitar 10,63 persen berdasarkan data pemantauan permasalahan gizi balita (PPGB).

Angka itu menurun dibandingkan prevalensi stunting tahun 2023 sekitar 11,8 persen dari data PPGB Kota Yogyakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Segera Susun Peta Jalan Tek...
Luar Negeri
Iran Memperingatkan agar Ti...
Luar Negeri
AS Siapkan Berbagai Opsi Ji...
Luar Negeri
Kelangkaan Plastik Dorong H...
Nasional
RI Diminta Percepat Relokas...
Luar Negeri
Jepang Percepat Ibu Kota Kedua
Luar Negeri
Macron Menjamu Meloni setel...
Pengenalan Teknologi eVTOL Dinilai Kemenekraf Dapat Dongkrak Pertumbuhan Ekraf di Indonesia

Pengenalan Teknologi eVTOL Dinilai Kemenekraf Dapat Dongkrak Pertumbuhan Ekraf di Indonesia

25 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.