Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRIN: Pemsea Upaya Mencari Lapisan Budaya Sebelum Kolonial di Banda

📅 Selasa, 29 Okt 2024, 22:15 WIB | Oleh:
BRIN: Pemsea Upaya Mencari Lapisan Budaya Sebelum Kolonial di Banda Doc: antara
Ket. Kegiatan sekolah lapangan arkeologi penggalian di situs Oka Makatita di Pulau Banda.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan Program Pre Early Modern Southeast Asia (Pemsea) merupakan upaya mencari lapisan budaya sebelum masa kolonial di Pulau Banda.

Kegiatan sekolah lapangan arkeologi, para peserta belajar pengenalan dasar kegiatan arkeologi berupa kegiatan ekskavasi atau penggalian arkeologi, kata kata peneliti Pusat Riset Arkeologi lingkungan maritim dan budaya berkelanjutan BRIN, Atina Winaya, di Ambon, Selasa.

"Kita melakukan penggalian di situs Oka Makatita di Pulau Banda, peserta belajar bagaimana cara penggalian, cara menangani temuan, ketika dapat temuan saat menggali," ujarnya.

Kegiatan penggalian tersebut, peserta berusaha mencari lapisan tanah dan budaya masyarakat di jaman dulu, berusaha untuk menemukan lapisan budaya sebelum masa kolonial.

Di kepulauan Banda ini erat sekali dengan nuansa kolonial, begitu banyak bangunan kolonial atau temuan artefak kolonial.

Program Pemsea ini katanya, peserta berusaha untuk mencari lapisan budaya sebelum bangsa Eropa datang ke Pulau Banda.

Penggalian tersebut, menariknya banyak ditemukan seperti pecahan tembikar, keramik, juga ada temuan logam, tulang hewan dan tulang manusia, meskipun jumlahnya tidak banyak.

"Intinya lapisan tanah di bawah periode kolonial cukup kaya, artinya masyarakat di Banda Neira sebelum belanda datang mereka juga sudah cukup maju, beragam, aktifitas juga cukup padat jadi sangat menarik, " katanya.

Ia menyatakan dilihat perbedaan di setiap lapisan, ketika kolonial datang ada temuan seperti bekas minuman belanda, botol minuman alkohol, pipa belanda dan keramik.

Sedangkan dari periode Belanda, di lapisan bawah ditemukan lapisan yang mungkin diduga sudah ada dari sebelum bangsa Belanda atau Eropa datang ke kepulauan Banda.

Ia menambahkan kegiatan Pemsea tidak hanya melibatkan peserta dari mahasiswa arkeologi yang belajar arkeologi, tetapi program ini juga melibatkan masyarakat lokal.

Lima mahasiswa Universitas Banda Neira yang tidak memiliki latar belakang arkeologi diajari dasar arkeologi, agar mahasiswa lebih sadar dan lebih merasa dekat dengan temuan arkeologi atau peninggalan bersejarah warisan budaya yang ada di Banda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.