Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

196 Negara Berupaya Perbanyak Dana untuk Jaga Keanekaragaman Hayati

📅 Rabu, 23 Okt 2024, 00:00 WIB | Oleh:
196 Negara Berupaya Perbanyak Dana untuk Jaga Keanekaragaman Hayati Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Conference of the Parties ke 16 (COP16) PBB tentang keanekaragaman hayati, yang merupakan puncak perlindungan alam terbesar di dunia, secara resmi dimulai pada Senin (21/10) di Kota Cali, Kolombia.

BOGOTA - Conference of the Parties ke 16 (COP16) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang keanekaragaman hayati, yang merupakan puncak perlindungan alam terbesar di dunia, secara resmi dimulai pada Senin (21/10) di Kota Cali, Kolombia.

Delegasi dari 196 negara akan membahas cara untuk memperoleh lebih banyak pendanaan untuk keanekaragaman hayati serta menghasilkan mekanisme untuk partisipasi yang lebih langsung dari masyarakat adat, di antara isu-isu lingkungan penting lainnya.

Para pemimpin dunia, aktivis, organisasi non-pemerintah, pemimpin bisnis, kelompok masyarakat adat, dan peneliti akan hadir dalam konferensi yang akan berlangsung hingga 1 November tersebut.

Dalam acara pembukaan pada Minggu (20/10), Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mendorong para delegasi untuk berdamai dengan alam dan bekerja untuk menyelamatkan spesies yang terancam punah serta melestarikan ekosistem planet.

Guterres mendesak investasi yang signifikan dalam Dana Kerangka Keanekaragaman Hayati Global yang dibentuk tahun lalu, serta komitmen untuk memobilisasi sumber pendanaan publik dan swasta lainnya.

"Orang-orang yang mengambil keuntungan dari alam harus berkontribusi pada perlindungan dan pemulihannya," kata Guterres dalam pesan video yang disampaikan kepada para peserta konferensi, yang berada dalam tingkat kewaspadaan tinggi setelah kelompok pemberontak yang membangkang mengancam akan mengganggu acara tersebut.

Sebagai negara dengan keanekaragaman hayati kedua terbesar di dunia, Kolombia memainkan peran penting dalam tata kelola lingkungan global.

Promosikan Konservasi

Di bawah kepemimpinan Presiden Kolombia, Gustavo Petro, Kolombia telah mempromosikan konservasi, melindungi ekosistem yang terancam, dan menjaga keanekaragaman hayati.

Pada Minggu, Petro menyerukan kekuatan global untuk mendukung rencana aksi utang untuk iklim.

"Kita perlu mengubah sistem keuangan global. Sangat penting untuk mengurangi utang untuk aksi iklim, memungkinkan negara-negara berkembang mengurangi risiko ekonomi sambil melindungi keanekaragaman hayati," ujarnya.

Sekitar 12.000 delegasi dari hampir 200 negara, termasuk 140 pemimpin dunia diharapkan hadir dalam konferensi ini.

Konvensi tentang Keanekaragaman Hayati telah diratifikasi oleh 196 negara pada tahun 1992 dengan tujuan untuk konservasi dan penggunaan berkelanjutan keanekaragaman hayati.

Upaya mobilisasi pendanaan senilai miliaran dollar AS untuk pelestarian alam menggema kuat dalam KTT Keanekaragaman Hayati COP16 di Cali, Colombia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.