Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menanti Data Ekonomi Penting

📅 Selasa, 22 Okt 2024, 08:25 WIB | Oleh:
Menanti Data Ekonomi Penting Doc: istimewa

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi berbalik melemah, hari ini (22/10), setelah menguat awal pekan. Pelaku pasar tetap menantikan rilis beberapa data ekonomi, baik dari internasional maupun dalam negeri, meskipun mereka sempat merespons positif transisi pemerintahan.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang melihat pasar menantikan data public sector net borrowing di Inggris pada September lalu. Dari dalam negeri, pasar menantikan rilis data perkembamgan likuiditas ekonomi melalui indikator jumlah uang beredar pada September lalu.

Karenanya, Alrich memperingatkan pasar perlu mewaspadai kemungkinan terjadinya pullback dalam perdagangan, Selasa (22/10), dengan level support di 7.650.

Sebelummya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10) sore, ditutup menguat di tengah pelemahan mayoritas bursa saham kawasan Asia. IHSG ditutup menguat 12,54 poin atau 0,16 persen ke posisi 7.772,60, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,39 poin atau 0,04 persen ke posisi 961,39.

"Mengawali pekan ini, mayoritas bursa regional Asia menguat, seiring dengan menguatnya bursa Amerika Serikat (AS) dan juga respon pasar keputusan Bank Sentral China yang terus berupaya memulihkan ekonominya, dimana memangkas Loan Prime Rate (LPR) untuk 1 tahun dan 5 tahun sebesar 25 basis poin (bps), sehingga masing-masing menjadi 3,1 persen dan 3,6 persen," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.

LPR Tiongkok satu tahun mempengaruhi pinjaman korporasi dan sebagian besar pinjaman rumah tangga di Tiongkok, sedangkan LPR lima tahun berfungsi sebagai patokan untuk suku bunga hipotek.

Pelaku pasar menilai keputusan bank sentral Tiongkok (PBoC) sebagai langkah dukungan yang bertujuan untuk menopang ekonomi terbesar kedua di dunia, yang tengah menghadapi krisis properti yang berkepanjangan dan sentimen konsumen yang lemah.

Dari dalam negeri, pasca dilantik Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, langsung diumumkan para Menteri Kabinet Merah Putih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.