Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, Museum Keliling Kepresidenan Hadir di Kota Makassar

📅 Sabtu, 19 Okt 2024, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Museum Keliling Kepresidenan Hadir di Kota Makassar Doc: ANTARA/Nur Suhra Wardyah.
Ket. Pihak Museum Kepresidenan RI saat melakukan temu wartawan di Makassar, Jumat (18/10/2024).

Makassar - Museum Kepresidenan RI kini hadir di Kota MakassarSulawesi Selatan melalui Program Museum Keliling, yang menghadirkan koleksi Kepresidenan selama dua pekan ke depan (18-31 Oktober 2024) di Fort Roterdam Makassar.

Penanggungjawab Museum Kepresidenan RI Linda Siagian pada temu wartawan di MakassarJumat, mengemukakanbahwa Museum Keliling Kepresidenan ini menjadi perdana di Indonesia Timur yang dipusatkan di Kota Makassar, dengan tujuan memperlihatkan sisi humanis dari para pemimpin bangsa.

"Kami berinovasi lewat Museum Keliling yang memberikan layanan edukasi. Bagaimana museum memperkenalkan koleksinya kepada masyarakat luas, khususnya bagi mereka yang tidak bisa hadir di museum tapi mau mengakses koleksi Presiden," urai Linda.

Ini adalah program dinamis yang diinisiasi oleh Museum Kepresidenan RI Balai Kirti-unit kerja dari Museum dan Cagar Budaya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Lembaga yang dipercayakan untuk menyimpan koleksimemorabilia tentang sejarah dan kemasyhuran Presiden Republik Indonesia.

Program Museum Keliling yang berlangsung untuk ketiga kalinya ini adalah perwujudan misi Museum dan Cagar Budaya, yaitu "Mengedepankan transformasi pengembangan wawasan melalui praktik edukasi inovatif dan pengembangan komunitas."

Linda menjelaskan bahwa pada dasarnya, Sulsel memiliki keterkaitan dan keterikatan dengan Presiden sebab mantan Presiden BJ Habibie juga memiliki darah Bugis-Makassar. Apalagi Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga berasal dari Kota Makaakssar.

"Makassar menjadi salah satu target kita karena banyak yang meminta museum keliling hadir di Makassar melalui sosial media," katanya.

Pada Museum Keliling Koleksi Kepresidenan 2024 ini, tema yang diusung adalah "Pakkamase." Istilah yang diambil dari Bahasa Bugis dan memiliki arti cinta, welas asih, juga kasih sayang.

Pilihan tema tersebut sekaligus jadi petunjuk soal koleksi yang bakal ditampilkan dalam pameran. Dengan empat babak yang mengurai sisi "Pakkamase" dari tiap Presiden: pertama, pada Ibunda dan Orang Terdekat; kedua, pada Keluarga; ketiga, untuk Rakyat Indonesia; lalu terakhir, dalam gaya dan Memorabilia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Luar Negeri
Trump Kunjungi Irlandia, Te...
Luar Negeri
Gaun Balas Dendam Putri Dia...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.