Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BEI Terus Dorong BUMN 'Go Public'

📅 Jumat, 18 Okt 2024, 09:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
BEI Terus Dorong BUMN 'Go Public' Doc: istimewa

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk melangsungkan pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia. Sampai saat ini, sebanyak 14 perusahaan BUMN dan 23 anak perusahaan BUMN tercatat di BEI, sehingga total terdapat 37 perusahaan BUMN dan anak usahanya.

Dari 20 perusahaan dengan market cap terbesar dalam indeks LQ45, Direktur Utama BEI Iman Rachman menyampaikan sebanyak lima perusahaan BUMN dan satu anak perusahaan BUMN masuk ke dalam jajaran tersebut. "Menarik, bahwa dari 20 perusahaan dengan market cap terbesar, secara nilai transaksi per hari itu kontribusinya 60 persen, yang mana sekitar 5 itu perusahaan BUMN dan satu anak perusahaan BUMN," ujar Iman di Jakarta, Kamis (17/10).

Dari kontribusi 60 persen transaksi harian tersebut, Iman melanjutkan bahwa sekitar 15 persen dikontribusikan oleh lima perusahaan BUMN dan satu anak perusahaan BUMN tersebut. Dengan demikian, Iman berharap akan semakin banyak perusahaan BUMN dan anak perusahaan BUMN akan melangsungkan IPO di pasar modal Indonesia pada tahun- tahun mendatang.

Di sisi lain, Ia tidak memungkiri bahwa saat ini tidak semua perusahaan BUMN dan anak perusahaan BUMN yang tercatat di BEI memiliki kinerja yang positif, di antaranya terdapat yang menjalani proses restrukturisasi. "Tetapi, bursa melihat selama ini komitmen daripada pemegang saham memberikan andil yang besar bagi restructuring company-nya," ujar Iman.

Meski demikian, pihaknya optimistis setiap perusahaan BUMN dan anak perusahaan BUMN memiliki komitmen untuk memperbaiki kinerja mereka ke depannya.

"Kita lihat Garuda (misalnya ) disuspend ketika kejadian gitu ya, sekarang udah dibuka. Mereka mulai trading walaupun masih harga di bawah IPO. Tapi komitmen dari pemegang saham itu kelihatan, terutama pemerintah," ujar Iman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.