Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bogor Cermati Harga Tiga Komoditas

📅 Kamis, 17 Okt 2024, 03:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bogor Cermati Harga Tiga Komoditas Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor
Ket. Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri dalam Gerakan Pangan Murah di Kantor Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10).

BOGOR - Harga tiga komoditas perlu dicermati: beras medium, minyak goreng vita dan kedelai karena terlalu tinggi. "Tingginya harga komoditas ini perlu ditangani," tandas Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri, Rabu (16/10).

"Beras medium, minyak goreng vita dan kedelai, dua minggu terakhir harganya di atas harga eceran tertinggi," tukas Bachril saat membuka Gerakan Pasar Murah (GPM) di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Contoh harga beras medium di Cibinong mencapai 13.000 seliter. Di tempat lain masih 12.500.

Menurutnya, GPM menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menjaga stabilitas harga pangan dan memudahkan masyarakat untuk menjangkau berbagai kebutuhan pangan dengan harga di bawah rata-rata. Bachril juga mengaku sudah menyiapkan sejumlah upaya lainnya.

Langkah tersebut baru diambil, jika harga-harga komoditas terus naik. Salah satunya menggunakan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) untuk berbagai penanganan. "Jika ada gejolak cukup tinggi, kami siap menggunakan BTT," tutur Bachril. Dia juga akan berkomunikasi dengan agen-agen penjual bahan pokok yang naik. Dia akan subsidi kalau memang perlu.

Selain itu, Bachril juga menyiapkan program gerakan tanam pangan. Pemerintah Kabupaten Bogor memfasilitasi penanaman jenis bahan-bahan pokok yang harganya naik.

Kalau harga cabai naik, kita tanam cabai. Jika harga beras naik, kita tanam padi. "Kita juga lakukan kerja sama dengan daerah lain untuk memenuhi kebutuhan pokok ini," terang Bachril. GPM menjual berbagai pangan dengan harga lebih murah dari pasaran.

Gerakkan Ekonomi

Sementara itu, pelaksana tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Bambam Setia Aji, menyatakan, gelaran GPM mampu menggerakkan roda perekonomian. Kabupaten Bogor telah menyelenggarakan 37 kali GPM dengan menghasilkan omzet 3,8 miliar.

Bambam memaparkan, ada 264.957 kilogram komoditas yang terjual. Contohnya, beras SPHP 100 ton, telur ayam ras 13,8 ton, dan daging ayam ras 3 ton.

Menurut Bambam, program GPM selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan sehari-hari secara lebih murah, juga diharapkan dapat menjadi alat pengendalian inflasi Kabupaten Bogor.

Bachril Bakri menjelaskan, GPM menjadi upaya dalam menjaga stabilitas harga pangan. Ini juga memudahkan masyarakat untuk menjangkau berbagai kebutuhan pangan dengan harga di bawah rata-rata.

Menurut Bachril, sudah menyiapkan sejumlah upaya lainnya, jika harga-harga komoditas naik.

Salah satunya dengan menggunakan anggaran Belanja Tak Terduga tadi untuk melakukan berbagai penanganan. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

58 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.