Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebijakan Karbon UE Ganggu Komoditas Ekspor RI

📅 Kamis, 17 Okt 2024, 22:43 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kebijakan Karbon UE Ganggu Komoditas Ekspor RI Doc: ISTIMEWA
Ket. Kebijakan Karbon

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengajak pelaku usaha dan eksportir Indonesia meningkatkan pemahaman mengenai kebijakan karbon yang berlaku di negara tujuan ekspor, terutama Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) yang diterapkan di Uni Eropa (UE).

Sebab, kebijakan CBAM UE akan berdampak setidaknya pada tiga komoditas ekspor Indonesia, yaitu aluminium, besi dan baja, serta pupuk. "Dengan pemahaman yang mendalam, para pelaku usaha diharap dapat me ngetahui dampak dan upaya yang diperlukan untuk menjaga kelancaran perdagangan, khususnya ekspor ke UE," ucap Direktur Perundingan Bilateral Kemendag, Johni Martha dalam seminar 'Kebijakan CBAM Uni Eropa dalam rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) ke-39' di Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu.

Kebijakan ini, lanjutnya, mencakup beberapa sektor, termasuk besi dan baja, aluminium, semen, pupuk, serta energi, dengan kemungkinan perluasan cakupan produk di masa depan. "Kami berharap, seminar ini menjadi forum yang produktif. Kita dapat memperdalam pemahaman tentang CBAM dan bersama sama menghadapi tantangan ini dengan langkah yang tepat," jelas Martha.

Analis Perdagangan Ahli Madya Kemendag Ferry Samuel Jacob memaparkan CBAM merupakan inisiatif kebijakan UE untuk mencegah risiko kebocoran karbon serta mendukung ambisi UE dalam mitigasi perubahan iklim.

Berdasarkan kajian Kemendag, kebijakan ini berpotensi memiliki dampak negatif terhadap ekspor Indonesia, terutama di jangka pendek dan menengah. Karena itu, penting diambil tindakan antisipatif oleh pemerintah dan pelaku usaha. Laporan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahwa Indonesia telah memiliki mekanisme dan regulasi perdagangan karbon melalui bursa karbon. Regulasi terkait perdagangan karbon diatur dalam UU Nomor 4 Tahun 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.