Ini Tangan-tangan Pemoles Talenta Istimewa
📅 Rabu, 16 Okt 2024, 00:46 WIB | Oleh: Tim PenulisSementara di Peparnas 2024, Amiyah kembali merebut medali emas, kali ini di nomor -48 kilogram J2 putri.
Perempuan berusia 37 tahun itu pun menjadi satu-satunya judoka Riau yang menorehkan emas di Peparnas 2024.
David menyampaikan, prestasi Amiyah digapai dengan latihan berat yang benar-benar menguras keringat.
Pada dasarnya, dia menambahkan, tenik judo yang diajarkan kepada atlet tunanetra sama dengan teknik judo pada umumnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Yang membedakan yakni kepekaan terhadap sentuhan. Atlet tunanetra denganlow visionatau buta total mesti sensitif dengan kontak fisiknya dengan lawan.
Begitu menyentuh tubuh musuh, seorang atlet tunanetra mesti berpikir dengan cepat bagaimana menggerakkan tangan dan kakinya untuk "melumpuhkan" lawannya itu.
Gerakan latihan itu pun mesti dilatih secara terus menerus demi membentuk memori otot yang dapat mengingat gerakan menyerang dan bertahan dengan fasih.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pola latihan atlet judo tunanetra itu bermula dari teknik meraba dan menyentuh musuh, kemudian dilanjutkan dengan pemindahan kaki dan tangan," ujar David.
Laki-laki yang sempat menjadi atlet judo dan membela Riau di Pekan Olahraga Nasional (PON) itu mengaku salut dengan perjuangan atlet difabel mulai dari latihan hingga pertandingan.
Dia menyebut, atlet dengan disabilitas mempunyai semangat yang sangat menggebu karena menganggap olahraga sebagai jalan untuk memperbaiki hidup.
Sebab, sebelum terjun ke dunia olahraga, banyak atlet difabel yang menerima perlakuan tidak menyenangkan dari lingkungan sekitar. Mereka kerap diremehkan dan dipandang tidak memiliki masa depan.
Dengan menjadi atlet, orang-orang dengan disabilitas menemukan wadah untuk menunjukkan kemampuan sejatinya dan membalikkan pandangan negatif dari banyak pihak.
"Olahraga menaikkan status sosial mereka. Apalagi kalau berhasil menjadi juara, atlet menerima bonus yang dapat membantu kehidupan mereka," tutur David.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!