Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PAM Jaya Kembangkan Akses Air Berkelanjutan

📅 Senin, 14 Okt 2024, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
PAM Jaya Kembangkan Akses Air Berkelanjutan Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin memberikan pemaparan dalam acara Media Gathering di Bandung, Jawa Barat, Jumat (11/10).

JAKARTA - Dalam rangka mendukung pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan, Perumda Air Minum (PAM) Jaya meluncurkan penggunaan alat pemurnian air melalui "Water Purifier."

"Kami berkomitmen untuk memastikan setiap orang memiliki akses air bersih yang aman. Water Purifier PAM Jaya bukan sekadar alat, tetapi juga solusi untuk masa depan yang lebih berkelanjutan," ujar Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, di Bandung, pekan lalu.

Arief menuturkan, alat pemurni air tersebut dirancang juga untuk mendukung pencapaian "Sustainable Development Goals" (SDGs). Ini khususnya SDG ke-6 tentang air bersih dan sanitasi layak. Juga SDG ke-12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Water Purifier PAM Jaya juga dinilai sebagai solusi untuk mengatasi polusi plastik dengan meminimalkan penggunaan botol plastik sekali pakai. Alat ini dilengkapi dengan teknologi pemurnian seperti "Reverse Osmosis" dan UV yang mampu menghilangkan hingga 99,9 persen kontaminan berbahaya, termasuk bakteri, virus, dan zat kimia lainnya.

"Kami sangat bangga dapat meluncurkan produk ini yang bermanfaat bagi individu dan lingkungan," ujar Arief. Dengan desain yang kompak dan elegan, Water Purifier cocok untuk berbagai interior rumah dan mudah dioperasikan.

Produk itu juga hemat energi sehingga memungkinkan pengurangan biaya bagi pelanggan serta memberikan dampak positif bagi lingkungan. Selain itu, fitur pengingat penggantian filter membantu memastikan kualitas air tetap terjaga. Hal ini termasuk layanan purna jual berupa pengujian kualitas air oleh laboratorium PAM Jaya juga tersedia.

Peluncuran Water Purifier PAM Jaya diharapkan dapat mendorong masyarakat beralih dari konsumsi air galon dan botol plastik sekali pakai menuju solusi yang lebih ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan upaya global untuk mengurangi polusi plastik dan menjaga kelestarian bumi.

Pada bagian lain, Arief menegaskan, PAM Jaya optimistis pembangunan infrastruktur jaringan perpipaan air bersih sudah berada dalam jalur tepat untuk mencapai 100 persen cakupan air bersih bagi warga Jakarta pada tahun 2030. Menurutnya, kemajuan ini dimungkinkan melalui kombinasi penerapan teknologi inovatif, disiplin operasional, dan kerja sama sinergis.

Dia menjelaskan beragam upaya prioritas, seperti membangun reservoir komunal dan mengembangkan sistem penyediaan air minum (SPAM). Selain itu, dia menambah keberadaan jumlah Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Buaran III, Ciliwung, Pesanggrahan, dan area tengah berjalan untuk mencapai target distribusi air yang lebih efisien berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.