Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

‘Mindfulness’ di Era Digital, Melatih Otak Agar Bisa Tetap Fokus di Dunia yang Serba Cepat

📅 Minggu, 13 Okt 2024, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Untuk memulai praktik mindfulness dasar, terdapat tiga langkah utama yang dikenal sebagai Intention, _Attention, dan Attitude (IAA).

1. Intention (intensi): Langkah pertama adalah niat untuk memulai praktik mindfulness. Niat ini menjadi dasar yang sangat penting untuk memulai dan mempertahankan mindfulness.

2. Attention (atensi): Langkah kedua adalah melatih kemampuan untuk hadir di momen saat ini. Meskipun tampaknya sederhana, ini membutuhkan disiplin diri. Meditasi atau latihan pernapasan, misalnya, adalah cara yang baik untuk melatih fokus dan memperkuat kemampuan atensi.

3. Attitude (sikap): Terakhir, sikap adalah langkah yang sangat penting dalam menjaga praktik mindfulness agar berkelanjutan. Sikap seperti keterbukaan, rasa ingin tahu, dan penerimaan diri akan membantu mindfulness menjadi lebih dari sekadar latihan sementara, melainkan gaya hidup yang terus berlanjut.

Saat ini, terdapat banyak video dan aplikasi yang bisa diunduh secara gratis untuk meningkatkan pemahaman mengenai mindfulness dan mempraktikkannya secara mandiri.

Adopsi praktik mindfulness di lingkungan kerja digital

Praktik mindfulness kini juga mulai diadopsi di lingkungan kerja. Beberapa perusahaan di dunia sudah mulai memfasilitasi praktik ini untuk menjaga kesehatan mental karyawan mereka.

Studi terbaru menunjukkan bahwa mindfulness bisa membantu mengurangi stres di lingkungan kerja digital- yang trennya meningkat sejak pandemi.

Praktik mindfulness ini bisa sesederhana berhenti sejenak untuk mengambil napas dalam atau menjauh dari teknologi untuk waktu singkat.

Riset membuktikan bahwa karyawan dengan tingkat mindfulness lebih tinggi cenderung tidak mudah merasa kewalahan oleh teknologi. Mereka juga lebih mampu mengubah kebiasaan digital mereka ke arah yang lebih baik.

Perubahan ini termasuk menetapkan batasan seperti aturan kapan dan bagaimana mereka terlibat dengan teknologi, misalnya dengan mematikan notifikasi, mengelompokkan surat elektronik, atau mematikan perangkat di akhir hari kerja.

Beberapa partisipan juga menggunakan praktik mindfulness singkat untuk mengatur interaksi mereka dengan teknologi dan menjaga kesehatan fisik serta mental saat bekerja secara digital. Kegiatan seperti istirahat sejenak, berjalan kaki, atau membuat secangkir teh dinilai sangat bermanfaat.

Untuk membantu karyawan berkembang selama transformasi digital yang terus berlangsung di tempat kerja, organisasi harus mempertimbangkan cara mendukung staf dengan keterampilan digital dan praktik mindfulness.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.