Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

‘Mindfulness’ di Era Digital, Melatih Otak Agar Bisa Tetap Fokus di Dunia yang Serba Cepat

📅 Minggu, 13 Okt 2024, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
‘Mindfulness’ di Era Digital, Melatih Otak Agar Bisa Tetap Fokus di Dunia yang Serba Cepat Doc: The Conversation/Shutterstock/Evgeny Atamanenko.
Ket. Ilustrasi praktik mindfulness.

Arifatus Sholekhah, Universitas Gadjah Mada

Di era digital ini, arus informasi datang tanpa henti. Berita terbaru, surat elektronik, hingga konten media sosial, memenuhi gawai kita setiap harinya.

Kondisi ini menyebabkan kita mengalami information overload atau kelebihan informasi, yaitu situasi di mana seseorang terpapar jumlah informasi yang berlebihan sehingga sulit untuk memproses dan menyaring informasi tersebut secara efektif.

Banjir informasi yang melebihi kapasitas otak memicu terjadinya cognitive overload atau kelebihan beban kognitif. Ini dapat menyebabkan kita kesulitan dalam mengambil keputusan, menurunnya kemampuan berpikir kritis, serta munculnya stres atau kelelahan mental.

Ketika mengalami kelebihan beban, otak cenderung mengambil "jalan pintas" yang disebut evaluasi heuristik. Ini adalah strategi kognitif untuk membuat keputusan cepat dengan cara menyederhanakan masalah atau mengabaikan sebagian informasi.

Meskipun evaluasi heuristik membantu otak memproses banyak informasi dalam waktu singkat, keputusan yang diambil dengan cara ini sering kali kurang tepat dan cenderung irasional.

Praktik mindfulness bisa menjadi solusi mengatasi masalah ini. Mindfulness menciptakan jarak antara diri kita dengan arus informasi yang terus-menerus, memberikan ruang bagi otak untuk beristirahat, dan membantu kita mengelola informasi di era digital yang serba cepat dengan lebih bijak.

Apa itu mindfulness?

Mindfulness adalah teknik untuk mengembangkan kesadaran tanpa menghakimi perasaan, pikiran, dan lingkungan kita saat ini.

Teknik ini bisa membantu kita menghindari kebiasaan dan respons negatif dengan cara mengamati pikiran dan emosi, serta menggunakan pernapasan dan tubuh sebagai penyeimbang. Kesadaran akan reaksi otomatis ini bisa memungkinkan kita merespons situasi dengan lebih tenang dan efektif.

Seiring dengan latihan yang konsisten, mindfulness dapat memperbesar bagian otak yang dikenal sebagai prefrontal cortex, yang bertanggung jawab atas proses kognitif dan pengambilan keputusan. Dengan demikian, kita menjadi lebih mampu menyaring informasi yang relevan dan bermanfaat.

Studi menunjukkan bahwa praktik mindfulness dapat meningkatkan perhatian dan membantu individu untuk lebih fokus, sehingga memperbaiki cara otak memproses informasi. Dengan begitu, mindfulness dapat membantu mengatasi masalah cognitive overload.

Bagaimana cara memulai praktik mindfulness?

Ada banyak cara untuk membangun keterampilan mindfulness, misalnya dengan mengikuti pelatihan atau belajar secara mandiri untuk mempelajari beberapa praktik dasar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.