Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Setelah Badai Helena, Florida Kembali Hadapi Terjangan Badai Milton

📅 Selasa, 08 Okt 2024, 09:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Setelah Badai Helena, Florida Kembali Hadapi Terjangan Badai Milton Doc: The Hill
Ket. Masyarakat yang terkena dampak Badai Helene, yang menghantam Florida akhir bulan lalu, membersihkan puing-puing yang dapat menjadi proyektil berbahaya saat Milton menyerbu.

FLORIDA - Badai Milton meledak menjadi badai Kategori 5 pada hari Senin (7/10), berpotensi menimbulkan bencana menuju Florida, mengancam negara bagian AS tersebut dengan badai ganas kedua dalam beberapa minggu.

Badai yang datang berturut-turut memicu "badai" pemilu AS, Wakil Presiden Kamala Harris mengecam pesaingnya Donald Trump dan gubernur Florida dari Partai Republik Ron DeSantis atas "permainan politik" dan menyebarkan informasi yang salah tentang tanggapan federal.

Badai Milton yang diramalkan akan menghantam semenanjung Yucatan di Meksiko saat bergerak ke arah timur, dengan cepat meningkat ke kategori tertinggi dalam skala lima, memicu perintah evakuasi dan peringatan akan kondisi yang buruk di pantai barat Florida.

Pusat Badai Nasional (NHC) mengatakan kecepatan angin maksimum badai tersebut mendekati 180 mil (285 kilometer) per jam, dan tekanan udara di pusat badai berada pada hampir mencapai rekor terendah.

Masyarakat yang terkena dampak Badai Helene, yang menghantam Florida akhir bulan lalu, berlomba-lomba membersihkan puing-puing yang dapat menjadi proyektil berbahaya saat Milton menyerbu.

"Terakhir kali, mobil orang-orang terendam air... tetapi masalah yang lebih besar kali ini adalah angin," kata David Levitsky, seorang pemilik rumah pensiunan di Treasure Island, di Pinellas County.

Warga di pulau dataran rendah tersebut telah menumpuk puing-puing akibat banjir Helene di halaman depan mereka untuk dibuang.

"Semua benda ini hanyalah serpihan angin yang akan tertiup ke jalan dan mengenai siapa yang tahu apa," kata pria berusia 69 tahun itu kepada AFP.

Di tengah reruntuhan, Walikota Florida DeSantis, seorang konservatif yang dikenal berselisih dengan pemerintah federal, mendapati dirinya diserang setelah penyiar NBC melaporkan dia mengabaikan panggilan telepon dari Harris mengenai pemulihan Helene.

DeSantis memang berbicara kepada Presiden Joe Biden tentang persiapan tersebut, kata Gedung Putih Senin malam.

Harris mengecam gubernur dari Partai Republik itu karena "bermain politik."

"Ini tentang permainan politik, alih-alih melakukan pekerjaan yang telah Anda sumpah, yaitu mengutamakan rakyat," katanya kepada wartawan, sembari mengkritik Trump sebagai "sangat tidak bertanggung jawab."

Mantan presiden itu telah memanfaatkan rasa frustrasi mengenai tanggapan federal setelah Badai Helene dan mengobarkannya dengan disinformasi, dengan mengklaim secara keliru bahwa uang bencana federal telah disalahgunakan dan malah dihabiskan untuk para migran.

Paling Parah Terkena Dampak

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.