Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perluas Lahan Sawah, Wamenhan Pimpin Rakor Percepat Lumbung Pangan 1 Juta Ha di Merauke

📅 Selasa, 08 Okt 2024, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perluas Lahan Sawah, Wamenhan Pimpin Rakor Percepat Lumbung Pangan 1 Juta Ha di Merauke Doc: ANTARA/HO-Biro Humas Setjen Kemhan RI
Ket. Wakil Menteri Pertahanan M. Herindra di Jakarta, Senin (7/10/2024), memimpin rapat koordinasi membangun lumbung pangan di Merauke, Papua Selatan untuk percepatan ketahanan pangan nasional.

Jakarta - Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M. Herindra memimpin rapat koordinasi untuk percepat pembangunan lumbung pangan seluas 1 juta hektare di Merauke, Papua Selatan, guna mewujudkan ketahanan pangan dalam negeri.

Dalam amanatnya, Herindra menyebut kerja sama lintas kementerian/lembaga dibutuhkan untuk mewujudkan lumbung pangan itu, mengingat luas sawah di berbagai daerah yang terus menyusut tiap tahunnya.

"Ini adalah tantangan besar dan kita sudah memulai," kata Wamenhan RI di hadapan para peserta rapat yang terdiri atas perwakilan sejumlah kementerian/lembaga di Jakarta, Senin.

Herindraberharap rapat koordinasi itu dapat menghasilkan masukan-masukan yang konstruktif terutama dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian pangan di Indonesia.

Ia menyebut tujuan itu menjadi perhatian utama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang menghendaki lumbung pangan di Merauke segera terealisasi.

"Intinya ini untuk masa depan bangsa Indonesia," ucapnya.

Dalam rangkaian rapat itu, sejumlah pembicara dihadirkan untuk memberikan pandangannya mengenai pembangunan lumbung pangan di Merauke.

Sejumlah pembicara tersebut, antara lain, Direktur Jenderal Planologi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq, Kepala Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Yuris Tiyanto, dan Direktur Layanan Industri PT Sucufindo Budi Utomo.

Pejabat dari KLHK itu memaparkan materi mengenai penyediaan kawasan hutan untuk mendukung program ketahanan pangan di Merauke, kemudian pembicara dari Kementan memaparkan materi berjudulProgram dan Ketahanan Pangan sebagai Pilar Utama Menuju Indonesia Emas.

Pembicara ketiga dari Sucofindo memaparkan laporan akhir studi kelayakan Kawasan Sentra Produksi Pangan Padi di Kabupaten Merauke.

Pembangunan lumbung pangan seluas 1 juta hektare di Merauke merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang pelaksanaannya dipimpin oleh Kemenhan berkolaborasi dengan Kementan. Dalam proyek itu, Kabupaten Merauke diproyeksikan ke depannya dapat menjadi sumber utama pemenuhan kebutuhan beras nasional.

Demi mendukung tujuan itu, TNI pada minggu lalu juga meresmikan lima batalyon infanteri (yonif) penyangga daerah rawan, yang salah satunya bermarkas di Merauke yaitu Yonif 804/Dharma Bhakti Asasta Yudha.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto selepas meresmikan lima yonif itu menyebut satuan-satuan baru tersebut memiliki tugas khusus, yaitu untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah.

"Batalyon ini punya spesifikasi untuk ada batalyon konstruksi, ada batalyon produksi. Kami akan melaksanakan program pertanian di wilayah Papua dan batalyon-batalyon ini akan membantu," kata Panglima TNI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.