Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Foxconn Bangun Pabrik 'Superchip' Terbesar di Dunia

📅 Selasa, 08 Okt 2024, 12:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Foxconn Bangun Pabrik 'Superchip' Terbesar di Dunia Doc: thestandard.com.hk
Ket. Foxconn.

TAIPEI - Raksasa teknologi Taiwan Foxconn mengatakan pada hari Selasa (8/10), mereka sedang membangun fasilitas produksi terbesar di dunia untuk "superchip" GB200 milik pemimpin perangkat keras AS Nvidia yang menggerakkan server kecerdasan buatan.

Foxconn, juga dikenal dengan nama resminya Hon Hai Precision Industry, adalah produsen elektronik kontrak terbesar di dunia dan merakit perangkat untuk perusahaan teknologi besar, termasuk Apple.

Berambisi untuk ekspansi di luar perakitan elektronik, perusahaan ini telah merambah ke berbagai bidang mulai dari kendaraan listrik hingga semikonduktor dan server.

"Kami sedang membangun fasilitas produksi GB200 terbesar di planet ini," kata eksekutif senior Benjamin Ting pada acara tahunan perusahaan "Hon Hai Tech Day".

"Saya rasa saya tidak dapat mengatakan di mana sekarang, tetapi ini adalah yang terbesar di planet ini," kata Ting, wakil presiden senior Foxconn untuk bisnis solusi perusahaan berbasis cloud.

Membuka acara dua hari tersebut, ketua Young Liu mengatakan kepada hadirin bahwa Foxconn akan menjadi "yang pertama mengirimkan superchip ini".

Tidak seperti pesaingnya Intel, Micron dan Texas Instruments, Nvidia tidak memproduksi chipnya sendiri, tetapi menggunakan subkontraktor.

Foxconn diperkirakan akan memperkenalkan model kendaraan listrik baru di ajang teknologi tersebut, seperti yang dilakukannya pada tahun-tahun sebelumnya.

Foxconn mengumumkan tahun lalu bahwa mereka akan bekerja sama dengan Nvidia untuk menciptakan "pabrik AI" -- pusat pemrosesan data canggih yang akan mendorong produksi produk generasi berikutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.