Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peci Merah Rano Karno Lambangkan Sejarah Betawi dan Lawan Kolonial

📅 Senin, 07 Okt 2024, 00:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peci Merah Rano Karno Lambangkan Sejarah Betawi dan Lawan Kolonial Doc: ANTARA/Aprillio Akbar
Ket. Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Pramono Anung (kiri) dan Rano Karno (kanan) menyampaikan visi misi pada debat pertama pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (6/10/2024). Debat perdana tersebut mengangkat tema penguatan SDM dan transformasi Jakarta menjadi Kota Global.

Jakarta - Peci merah yang dikenakan calon wakil gubernur DKI nomor urut tiga, Rano Karno melambangkan sejarah Betawi dan perlawanan terhadap kolonial yang dilakukan oleh para jawara pada masa itu.

Menurut pasangan calon Rano, yakni Pramono Anung pemilihan pakaian itu tidak terlalu eksklusif lantaran sudah pernah dipakai saat pendaftaran Pilkada ke KPU DKI Jakarta.

"Iya. Saya pakai pakaian saat pendaftaran ini, saya pakai lagi," kata Pramono, Minggu.

Berdasarkan laman senibudayabetawi.com, peci merah memiliki sejarah dan arti sendiri bagi warga Betawi.

Dituliskan bahwa peci merah biasa digunakan oleh para jawara dan juga penggiat seni budaya pada akhir 1930an.

Masa itu mereka dianggap sebagai orang yang hebat dan jago bertarung.

Kemudian, pemakaian peci merah juga dianggap sebagai simbol perlawanan terhadap pemerintah kolonial pada saat itu.

Kini, peci merah khas Betawi dimaknai tidak hanya untuk keserasian pakaian, tetapi juga dipakai pada saat seseorang ingin menunjukkan keseriusan.

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno mengenakan baju pangsi bernuansa putih-oranye dengan kaos bertuliskan "Jakarta Menyala" menghadiri debat perdana Pilkada DKI.

Berbeda dengan Pramono yang mengenakan peci hitam, Doel memilih menggunakan peci berwarna merah.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menggelar debat pertama pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Pilkada DKI Jakarta 2024 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (6/10) malam.

Peserta debat tersebut adalah pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), paslon nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dan paslon nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel).

Tema yang diangkat dalam debat perdana yakni "Penguatan SDM dan Transformasi Jakarta menjadi Kota Global".

Adapun KPU DKI Jakarta menjadwalkan debat tahap dua dari calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada Jakarta pada 27 Oktober yang dilanjutkan debat ketiga pada 17 November.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Daerah
Skabies Menyerang Warga Bin...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.