Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini yang Dilakukan Daop 2 untuk Antisipasi Longsor Akibat Curah Hujan Tinggi

📅 Minggu, 06 Okt 2024, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini yang Dilakukan Daop 2 untuk Antisipasi Longsor Akibat Curah Hujan Tinggi Doc: ANTARA/HO-KAI Daop 2 Bandung
Ket. Petugas PT KAI Daop 2 Bandung tengah melakukan penanaman tanaman akar wangi guna memperkuat lereng di samping jalur kereta sebagai antisipasi longsor.

Bandung - PT KAI Daop 2 Bandung menanam 9.236 tanaman akar wangi di sepanjang jalur rel, khususnya lereng bukit dan jembatan, sejak September 2024 untuk mengantisipasi curah hujan yang mulai tinggi.

Executive Vice President Daerah Operasi 2 Bandung Takdir Santoso mengatakan penanaman akar wangi itu merupakan salah satu langkah antisipatif untuk meminimalisasi gangguan perjalanan kereta api, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, saat curah hujan meningkat.

"Kami selalu berkomitmen untuk terus bersiaga dan melakukan perbaikan jalur agar perjalanan kereta api di Wilayah Daop 2 Bandung senantiasa lancar dan selamat," kata Takdir dalam keterangan di Bandung, Sabtu.

Penanaman tanaman akar wangi atau vetiver sebagai upaya antisipasi yang dilakukan dalam penanganan erosi melalui metode bio-engineering/vegetatif, karena tanaman ini memiliki akar serabut yang tumbuh lurus (bukan menyamping seperti tumbuhan rumput pada umumnya).

Akar yang dalam berfungsi untuk stabilitas permukaan tanah sedangkan akar dengan susunan yang tebal dan rapat berfungsi untuk menyebarkan air, menahan sedimen dan sangat tahan terhadap berbagai macam bahan kimiawi untuk rehabilitasi lahan.

Takdir mengatakan, Daop 2 sudah melakukan metode bio-engineering ini di lereng bukit pada kanan kiri jalur rel maupun lereng pada jembatan jalur rel KA di berbagai lokasi antara lain di lereng bukit jalur rel KM 236+1/2 petak jalan Cipeundeuy - Cirahayu,

lereng bukit jalur rel KM 239+4/5 petak jalan Cipeundeuy - Cirahayudan lereng bukit jalur rel KM 243+6/7 petak jalan Cirahayu - Ciawi.


"Sejak September 2024, hingga saat ini sudah tertanam sebanyak 9.236 buah rumput akar wangi pada daerah tersebut dan terus kami kembangkan di berbagai wilayah lain yang rawan erosi juga ditanam tanaman serupa," ujar Takdir.

Daop 2 Bandung juga melakukan normalisasi saluran drainase dari sumbatan sampah serta membuang lumpur keluar ruang milik jalan (Rumija) jalur kereta api.

Selain itu, Daop 2 juga melakukan sterilisasi jalur dari pepohonan dengan melakukan pemotongan dahan pohon yang mengarah ke jalur untuk menghindari terjadinya pohon tumbang di jalur rel yang dapat mengganggu perjalanan kereta api.

Kemudian, Alat Material Untuk Siaga (AMUS) juga disiapkan di 14 titik yaitu di Stasiun Bandung, Kiaracondong, Cicalengka, Cibatu, Ciawi, Tasikmalaya, Banjar, Cimahi, Padalarang, Cianjur, Cibeber, Rendeh, Purwakarta dan Cibungur.

AMUS yang disiapkan tersebut berupa pasir dalam kantong karung, bantalan rel, perancah dari besi untuk penahan pondasi jalur, dan lainnya.

Sejumlah peralatan ringan hingga alat berat seperti Multi Tie Tamper (MTT) juga disiagakan untuk merawat kondisi jalur rel agar tetap laik dilintasi kereta api.

Upaya antisipasi lainnya, yaitu dengan menyiagakan petugas khusus di titik-titik rawan. Petugas tersebut secara bergantian bersiaga selama 24 jam untuk terus memantau daerah rawan gangguan dan dapat langsung melakukan tindakan jika terjadi masalah pada jalur rawan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.